Surabaya (beritajatim.com) – Fraksi PKS DPRD Surabaya mengapresiasi Pemkot dengan inovasinya terkait layanan administrasi kependudukan yang dimotori oleh dispendukcapil yakni sebuah aplikasi bernama Swargaloka.
Swargaloka ini direncanakan dapat diakses per 1 januari 2022. Dalam programnya akan ada program podcast, yang menjadi sarana interaksi antarstakeholder kota dengan warga.
Kendati terbilang terobosan bagus, Wakil Ketua Fraksi PKS Fatkur Rohman menilai, program tersebut perlu diperluas. Jadi tak hanya membahas masalah administrasi kependudukan.
“Mengingat permasalahan Kota Surabaya begitu beragam, baik yang terkait dengan pendidikan, kesehatan, pertanahan, ijazah tertahan dan lain-lain, maka Fraksi PKS sangat mendorong agar program podcast ini tidak hanya dikelola oleh satu OPD yaitu dispendukcapil, namun menjadi milik pemerintah kota. Dan diharapkan kontennya bisa beragam serta melibatkan banyak OPD,” kata Fatkur Rohman saat dihubungi, Senin (15/11/2021).
Tidak hanya itu, dia juga mendorong agar program podcast benar-benar menjadi sarana mediasi dan komunikasi yang solutif. Nantinya, warga yang memiliki persoalan bisa diundang dan bisa langsung bertemu dengan perangkat daerah atau anggota dewan dari komisi terkait.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkot-surabaya”]
“Pembicaraan di podcast bisa menjadi inspirasi bagi warga lain yang memiliki permasalahan serupa dan ini edukasi yang luar biasa jika benar-benar bisa dikelola secara profesional oleh pemerintah kota,” ucapnya.
Fatkur yang juga anggota komisi A DPRD Surabaya ini menambahkan bahwa saat ini dan yang akan datang adalah era digital. Sehingga dia melihat ada efisiensi manakala pemkot juga memiliki channel youtube profesional.
“Beberapa dokumen di podcast ini pun bisa ditonton setiap saat, maka ini akan menjadi terobosan menarik untuk masa depan Kota Surabaya,” tandasnya. [asg/but]






