Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Yayasan Bersama Indonesia Sehat (Bersih), Teguh Prihandoko menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atas apresiasi berupa piagam penghargaan yang diberikan kepada Yayasan Bersih selama dalam penanganan Covid-19.
“Penghargaan itu baru kemarin kami terima di Sekretariat Yayasan Bersih Jalan Mawar Surabaya. Piagam penghargaan ini kami dedikasikan kepada pahlawan yang telah gugur pada saat menangani pandemi Covid-19. Baik itu dari unsur kuratif atau penanganan seperti tenaga kesehatan (nakes), maupun unsur preventif atau pencegahan seperti para babinsa, bhabinkamtibmas serta relawan,” tegas Teguh.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang bergotong royong dalam menangani masalah pandemi, terutama vaksinasi. “Kalau vaksinasi selesai, ekonomi cepat melambung,” katanya.
Yayasan Bersih, menurut dia, hanyalah mewakili saja dalam upaya mencegah Covid-19. “Kami ini hanya makelar kebaikan yang ikut berjuang dalam penanganan Covid-19 mulai dari menggelar vaksinasi, donor darah, donor plasma dan lainnya,” ujarnya.
Selain di Surabaya, lanjut dia, pihaknya menggelar vaksinasi dan donor darah di luar daerah, seperti di Kota Batu baru-baru ini. Antusias warga di Kota Surabaya dan Batu cukup tinggi saat mengikuti vaksinasi dan donor darah baru-baru ini.

Tidak hanya itu, Yayasan Bersih juga memberikan bantuan satu unit mobil ambulance kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk percepatan vaksinasi, khususnya di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.
Yayasan Bersih juga berharap penyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster diberikan kali pertama kepada lansia dan pelayan publik. Ini sebagai antisipasi jika terjadi gelombang ketiga.
“Dari pada vaksin boster kedaluwarsa, lebih baik disuntikkan saja kepada lansia dan pelayan publik. Ini juga biar sebagai persiapan jika nantinya terjadi gelombang Covid-19 ketiga. Semoga tidak ada lagi gelombang ketiga dan wabah berakhir,” tukasnya.
Sekadar diketahui, vaksin booster berfungsi untuk meningkatkan dan memastikan imun yang telah terbentuk pada dosis sebelumnya. (tok/ted)






