Banyuwangi (beritajatim.com) – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menggandeng Solopos Institute dalam uji kompetensi wartawan (UKW) di Hotel Mirah Banyuwangi, Jawa Timur. Acara yang didukung oleh Bumi Suksesindo Copper and Gold dilaksanakan selama dua hari yakni 5 hingga 6 November 2021. Dengan total peserta 27 orang yang terbagi dalam tiga tingkatan mulai muda, madya, dan utama.
Ketua AMSI Jawa Timur Arief Rahman menjelaskan, penyelenggaraan UKW jadi wujud komitmen AMSI untuk mulai meningkatkan kualitas jurnalis berikut produk jurnalistik. Sehingga, di era digital saat ini berita yang diterima masyarakat benar-benar berkualitas, terverifikasi, dan relevan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”amsi”]
“UKW bakal jadi program andalan kami. Tentunya, di era seperti ini kompetensi jurnalis jadi syarat wajib agar berita yang disajikan pada masyarakat memang konten yang relevan dan bisa jadi rujukan,” kata Arief usai gelaran UKW, Sabtu (6/11/2021)
Dia menargetkan tiap tahun bakal mengadakan dua kali UKW. Sehingga, bisa mengakomodir banyak wartawan. Meski bukan organisasi profesi, pihaknya sudah berkomitmen untuk tetap menjaga iklim media siber yang erat dengan aktivitas jurnalistik dan bisnis.
“Karena itu kami ingin setelah UKW ini, jurnalis bisa memberikan konten yang orisinil, berkualitas, dan relevan. Merekalah yang bersinggungan langsung dengan sumber-sumber berita di lapangan,” katanya.
Pihaknya memilih Banyuwangi sebagai lokasi ujian untuk turut membantu mendongkrak aktivitas wisata. Dia menilai Bumi Blambangan siap untuk menjalankan aktivitas pariwisata dengan protokol kesehatan ketat.
Banyak tempat wisata, hotel, resort, dan restoran yang sudah termasuk dalam cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan) sesuai program Kemenparekraf.
“Sudah banyak yang masuk dalam CHSE, sehingga Banyuwangi siap menerima wisatawan. Dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat untuk menjamin keselamatan wisatawan. Kami tunjukkan ini pada para jurnalis agar mereka mengetahui bagaimana kondisi Banyuwangi saat ini,” pungkasnya. [fiq/suf]







