Lamongan (beritajatim.com) – Di era yang serba berubah seperti saat ini, Pramuka menjadi salah satu wadah atau media untuk menjaga keseimbangan antara soft skill dan hard skill. Hal itu diutarakan oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan yang sekaligus Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES), di Pendopo Lokatantra, Sabtu (2/10/2021).
“Beberapa kali saya sampaikan bahwa ke depan kita akan menghadapi dunia yang serba berubah. Pertama, dengan adanya bonus demografi yang sebagian besar masyarakat kita adalah kaum milenial. Kedua, teknologi informasi yang mengharuskan kita untuk menuju digitalisasi, kemudian yang ketiga yaitu pengaruh-pengaruh yang lain,” ungkap Bupati YES.
Oleh karena itu, menurut orang nomor satu di Lamongan tersebut, saat ini perlunya untuk menguatkan keberadaan Pramuka sebagai salah satu wadah dan media untuk menjaga keseimbangan-keseimbangan itu semua, sekaligus memadukan kemampuan soft skill dan hard skill di tubuh Pramuka.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-lamongan”]
Lebih lanjut, Bupati YES juga mengajak kepada seluruh warga Pramuka yang berada di seluruh Kabupaten Lamongan untuk bersama-sama menggairahkan dan membangkitkan kembali kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Pramuka.
“Kegiatan Pramuka jangan sampai berhenti, kita sudah sepakat Pramuka ini sebagai salah satu alat untuk mempersiapkan generasi muda semakin baik,” tuturnya di hadapan pelatih dan pembina pramuka sesaat sebelum Pelepasan Peserta Pitaran Pelatih Swabina Manggala Pusdiklatcab Jodipati Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan ke lokasi diklat.

Sementara itu, Ketua panitia dalam kegiatan ini, L Subandi mengungkapkan apresiasinya kepada Bupati YES atas dukungan dan support penuh yang sudah diberikan kepada Pramuka Lamongan. Subandi juga berjanji, pihaknya akan menerapkan ilmu yang diperoleh peserta usai diklat untuk kemajuan Pramuka.
“Kami memberangkatkan 40 peserta yang terdiri dari pelatih, dewan kerja cabang serta ambalan. Rencananya akan dilaksanakan di Sarangan, Magetan. Kegiatan ini jelas untuk menggodok pramuka penggalang dan penegak. Mohon doanya semoga acaranya lancar dan hasilnya dapat diterapkan untuk Gerakan Pramuka Kwarcab Lamongan,” tandasnya.[riq/ted]






