Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka mencegah terjadinya gangguan korsleting listrik di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lamongan, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) berkolaborasi dengan Satgas Kamtib Lapas Kelas II Lamongan menyisir area setempat dan melakukan pendeteksian secara dini, Sabtu (11/9/2021).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Lapas kelas IIB Lamongan, Supriyana melalui Bagian Humasnya, Achmad Agus Amin menyampaikan, bahwa hal ini merupakan langkah yang penting dilakukan demi menghindari terjadinya gangguan Kamtib, utamanya kebakaran di lingkungan Lapas seperti yang telah terjadi sebelumnya di Lapas Kelas I Tangerang.

“Dalam penyisiran ini, area yang menjadi perhatian tim gabungan di antaranya area kantor, portir, blok hunian, bimker, dan gudang genset. Kami juga melakukan pengecekan pada alat pemadam api ringan yang berada di seluruh area tersebut,” ungkap Agus, saat dikonfirmasi.

Secara teknis, Tim Satopspatnal ini memulai pengecekan terlebih dahulu terhadap panel-panel listrik beserta instalasinya. Sedangkan, untuk Tim Satgas Kamtib ini memulainya dengan menyisir satu per satu kamar blok warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Diketahui, Tim Satopspatnal tersebut diketuai oleh Suwarno yang sekaligus Kasubag Tata Usaha. Sementara untuk Tim Satgas Kamtib ini diketuai oleh Suyanto yang juga selaku Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adkamtib) dan Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-lamongan”]
“Dari hasil penyisiran yang kami lakukan, ternyata masih ditemukan adanya instalasi kabel liar yang sudah lama tak terpakai, untuk itu segera kami rapikan demi menghindari terjadinya korsleting dan hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Tak hanya itu, kali ini Tim gabungan juga melakukan peninjauan ke gudang yang berada di area belakang Lapas. Peninjauan ini dilakukan, imbuh Agus, sebagai bentuk kesiapan di saat terjadinya kondisi darurat. Pihaknya juga berharap, ke depan kondisi Lapas akan semakin kondusif.
“Gudang tersebut berisi alat-alat cadangan, seperti mesin genset yang bisa digunakan secara otomatis dan langsung menyala saat listrik sewaktu-waktu mati atau korsleting. Mudah-mudahan dengan upaya preventif ini, Lapas Lamongan selalu dalam kondisi yang kondusif,” pungkasnya. [riq/but]






