Jember (beritajatim.com) – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi tuan rumah vaksinasi massal lima ribu dosis AstraZeneca, Kamis (2/9/2021). Vaksinasi massal ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Hari ini kita membutuhkan proses untuk bisa membangun persatuan dan persaudaraan kebangsaan. Kiai Achmad Siddiq memperkenalkan ukhuwah wathoniyah,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya.
Indonesia memiliki 714 suku yang bisa bersatu karena adanya kesalingpahaman. Adanya tindakan saling menghormati akan memunculkan aspek saling mempercayai. Aspek ini menjadi bagian penting untuk menguatkan persaudaraan dan persatuan di Indonesia.
[berita-terkait number=”5″ tag=”khofifah-indarparawansa”]
Selain persaudaraan dan persatuan, menurut Khofifah, bangsa Indonesia harus membangun kesetaraan perlakuan. “Ini proses tidak mudah, tapi itulah sebenarnya demokrasi,” katanya.
Berikutnya adalah persaudaraan di antara sesama umat Islam. “Penghormatan kita terhadap perbedaan satu dengan yang lain itu akan terus terjaga dalam saling kesepahaman,” kata Khofifah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Kohar Hari Santoso mengatakan, saat ini 31 persen masyarakat provinsi itu sudah menerima suntikan pertama dan 17 persen menerima suntikan kedua. “Alhamdulillah jumlah masyarakat yang divaksin terus bertambah,” katanya.
Rektor UIN KHAS Jember Babun Suharto berterima kasih telah dipercaya. “Ini merupakan salah satu upaya dari proses percepatan vaksinasi di Jawa Timur,” katanya. [wir/kun]






