Mojokerto (Beritajatim.com) – Vaksinasi Putih Abu-abu yang digelar Polres Mojokerto menyasar ratusan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA Negeri) 1 Sooko di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (24/8/2021). Dalam vaksinasi tersebut, Kapolres Mojokerto mensosialisasikan aplikasi PeduliLindung.
Aplikasi PeduliLindungi adalah aplikasi yang digunakan oleh pemerintah untuk kepentingan pelacakan dan penghentian penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di wilayah Republik Indonesia dengan mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Kami dari Polres Mojokerto bersama Kodim 0815, hari ini melaksanakan kembali percepatan vaksinasi dengan sasaran para pelajar yang ada di SMA Negeri 1 Sooko. Ini merupakan vaksinasi dosis kedua, yang dosis pertama sudah dilaksanakan pada bulan Juli lalu,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.
Vaksinasi Covid-19 tersebut sebagai upaya untuk percepatan vaksinasi khususnya kepara pelajar yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto. Tujuannya, lanjut Kapolres, tidak lain jika sudah ada arahan dari pemerintah terkait kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diperbolehkan maka pelajar sudah siap.
“Kami juga mensosialisasikan aplikasi untuk seluruh warga masyarakat khususnya para pelajar, untuk mendownload aplikasi PeduliLindungi. Setelah dilakukan vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua, semuanya bisa mengakses aplikasi tersebut sehingga saat berpergian ke beberapa lokasi bisa menunjukkan aplikasi tersebut,” katanya.
Vaksinasi Putih Abu-abu di SMA Negeri 1 Sooko dengan sasaran vaksinasi sebanyak 130 dosis. Diharapkan kedepannya, jumlah sasaran bisa lebih diperbanyak sehingga kegiatan vaksinasi guna mendukung pemerintah dalam rangka percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat wilayah kabupaten Mojokerto tercapai. [tin/kun]







