Kediri (beritajatim.com) – Berawal dari hobi, seorang pembudidaya bunga bougenville meraup untung hingga belasan juta rupiah. Pembudidaya bunga bougenville tersebut ialah pasutri Eko dengan Heni Ifawati, warga Desa Beduk Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.
Berbagai jenis bunga bougenville yang indah berjejer rapi di rumahnya. Namun kini pasutri tersebut juga mengembangkan budidaya di Desa Katang Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.
Ditemui di lokasi pengembangan budidaya bunga bougenville di Katang, Heni Ifawati menceritakan jika ia dan suaminya sudah lama mengoleksi bunga bougenville. Karena selain indah dan menarik, bunga bougenville juga awet dan tidak mudah rontok.
“Karena masa pandemi dan usahanya di luar kota terdampak, ia dan suaminya kemudian berusaha mengembangkan budidaya bunga bougenville. Alhamdulillah kini banyak pesanan yang datang baik dari Kediri maupun luar kota. ” Ujar Heni Ifawati.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]
Koleksi jenis bunga bougenville miliknya seperti sakura, es krim, Singapura, jewel, butterfly, sam diamond. Harganya pun bervariasi mulai 40 ribu tergantung jenis bunga dan besar-kecilnya pohon.
“Ukuran 10-15 centimeter kami jual 40 ribu, dan paling besar kami jual 15 juta jika pohon tingginya mencapai 4 meter. ” Tambah Heni.
Selama masa PPKM ini justru permintaan bunga ramai mas. Dalam sebulan bisa menjual 100 pot dan beberapa bonggol bunga dengan omset mencapai belasan juta rupiah.
“Alhamdulillah di masa PPKM ini permintaan bunga bougenville justru ramai pembeli. Apalagi saat ini banyak tanaman hias yang mulai turun harganya karena sudah tidak lagi booming,” pungkas Heni. [nm/ted].






