Jombang (beritajatim.com) – Pekerja seni tradisional adalah kelompok yang terdampak selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) darurat yang diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Para pekerja seni tidak bisa melakukan pementasan.
Oleh karena ituu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menyalurkan bantuan paket sembako untuk mereka, Selasa (10/8/2021). Bantuan diserahkan kepada MRJ (Majelis Rakyat Jombang) yang selama menaungi para pekerja seni tersebut.
Sebanyak 50 paket sembako untuk pekerja seni tradisional ini diterima oleh Ketua Presidium MRJ, Nur Rahman di basecamp-nya, Desa Sambongdukuh, Jombang. Penyerahan bantuan sosial tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran Covid-19.
Selain pekerja seni, Kapolres juga menyerahkan bantuan sembako untuk Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jombang. Penyerahan secara simbolis kepada serikat buruh sebanyak 100 paket sembako itu diterima Ketua DPC Sarbumusi Jombang, Mulyono Lutfi, di kantornya Dusun Ngesong, Desa Sengon, Jombang.
Menurut Kapolres Jombang, buruh dan pekerja seni tradisional adalah salah satu masyarakat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Pendapatan mereka menurun karena tidak ada job yang diterima selama penerapan PPKM darurat maupun PPKM Level 4.
“Bantuan paket sembako ini semoga dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban kebutuhan ekonomi mereka dan keluarganya,” kata Kapolres Jombang, Rabu (11/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bansos”]
Terlepas dari itu semua, Kapolres mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksin agar terhindar dari Covid-19 dan tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari. Karena hal itu untuk saling menjaga agar tidak menularkan ataupun tertular.
Sementara itu, Ketua Presidium Majelis Rakyat Jombang (MRJ) Nur Rohman yang menaungi pekerja seni tradisonal mengungkapkan rasa syukur dan senang mendapat bantuan paket sembako dari Polres Jombang. Dia menyebut bahwa bantuan tersebut baru pertama kali diterima oleh para pekerja seni tradisional.
“Ini baru pertama kali dapat bantuan paket sembako. Saya mewakili para pekerja seni tradisional mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres yang peduli terhadap kelompok seni tradisional,” pungkas pria yang akrab disapa Jadab ini. [suf]






