Magetan (beritajatim.com) – Sudah lama pedagang kaki lima di Simpang Tiga Totog, masuk Kelurahan / Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan sepi pelanggan. Terhitung sepi sejak adanya pandemi. Ditambah adanya masa PPKM. Meski digempur PPKM, mereka tak ingin menyerah.
“Kami memang sepi pelanggan, terlebih saat PPKM. Karena sempat tak boleh makan di tempat,’’ ungkap Bambang, salah satu pedagang kaki lima di Simpang Tiga Totog, Senin (2/8/2021)
Total ada sekitar 13 lapak PKL di simpang tiga tersebut. Ada yang masih buka, ada yang memilih tutup. Karena minimnya pelanggan, akhirnya mereka tak banyak berharap.
“Sudah seminggu ini dilonggarkan, tapi kami belum banyak mendapatkan dampak yang cukup signifikan,’’ katanya.

Namun, mereka bisa bernafas lega. Akhirnya bantuan mulai datang. Salah satunya dari Polres Magetan. Total ada belasan paket sembako yang diberikan untuk PKL di Simpang Tiga Totog.
‘’Kami berikan sembako untuk berikan keringanan pada para PKL. Kami memahami penghasilan mereka banyak berkurang di masa PPKM kali ini,” ungkap Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Selain itu, Festo juga mengajak para pedagang untuk mengibarkan Bendera Merah Putih untuk tunjukkan semangat juang dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke – 76 Republik Indonesia.
‘’Ini sebagai wujud dukungan kami untuk para pedagang. Juga, kami terus mengingatkan untuk tetap berjuang meski masih digempur pandemi,’’ terang Festo. [fiq/but]







