Lamongan (beritajatim.com) – Munculnya buaya muara yang sempat bikin geger warga Lamongan lantaran kerap menampakkan dirinya di bantaran Sungai Bengawan Solo Desa Parengan Kecamatan Maduran Lamongan kini berhasil ditangkap oleh warga.
“Warga berhasil menangkap 1 buaya yang berukuran sedang di Bengawan Solo di wilayah Desa Parengan,” ujar Camat Maduran, Harwah Yutama saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/7/2021).
Penangkapan buaya seukuran manusia tersebut, Harwah menjelaskan, sebenarnya dilakukan warga secara tidak sengaja saat binatang reptil tersebut muncul ke tepi sungai yang kebetulan ada beberapa warga tengah berada di bantaran sungai Bengawan Solo. “Ketika muncul itulah, salah satu warga berusaha mengusir buaya tersebut dengan melempar kerikil ke arah buaya tersebut,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Harwah menambahkan, buaya tersebut ditangkap oleh warga hanya menggunakan peralatan seadanya, dikarenakan tidak ada persiapan apapun sebelumnya. “Saat menangkap buaya, warga memakai alat seadanya seperti tali tampar dan galah bambu,” sambungnya.
Sontak, kabar tertangkapnya buaya itu menyedot perhatian warga lainnya dan menimbulkan rasa penasaran untuk bisa menontonnya. Lebih lanjut, dengan ditangkapnya buaya ini warga setempat lalu segera melaporkannya ke BKSDA dan berharap buaya itu bisa dilestarikan dan tidak membahayakan warga meski di sungai itu masih ada beberapa buaya lain yang bercokol dan memiliki ukuran yang lebih besar.
“Diperkirakan masih ada buaya lagi dan ukurannya lebih besar dan masih berada di sungai Bengawan Solo Desa Parengan tersebut. Buaya yang sudah tertangkap, diambil oleh pihak BKSDA Jatim,” tandas Harwah.
Selanjutnya menanggapi hal itu, Tim dari BKSDA Jatim telah melakukan respon cepat. Lalu dari informasi yang dihimpun, buaya tersebut akan dititipkan terlebih dahulu oleh BKSDA ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan.
Sementara itu, Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X Lamongan Agus Ariyanto mengatakan, saat dilakukan pengamatan langsung terhadap buaya yang telah ditangkap, diketahui bahwa buaya itu merupakan jenis buaya muara atau Crocodylus Porosus dan berkelamin jantan.
Buaya muara tersebut, lanjut Agus, memiliki panjang 1,80 meter dengan lebar badan 23 cm. “Ya kami mendapat informasi dari warga kalau 1 buaya berhasil ditangkap warga. Akhirnya kami langsung ke lokasi,” kata Agus Ariyanto kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”buaya”]
Dalam keterangannya, buaya yang berhasil ditangkap ini akan dicarikan habitat yang cocok. Menurut Agus, untuk sementara waktu buaya akan dititipkan ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan yang ada di Kecamatan Paciran. “Untuk sementara kita titipkan di Maharani sebelum kita carikan habitatnya untuk kita lepas liarkan,” ungkap Agus.
Seperti diketahui sebelumnya, karena masih ada buaya yang masih bercokol di sungai tersebut, BKSDA Jatim meminta warga untuk tetap waspada dan berhati-hati, serta tidak melakukan aktifitas dengan mendekat ke bibir sungai tersebut terlebih dahulu. [riq/but]








