Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Rahmad Darmawan menilai anak asuhnya masih membutuhkan peningkatan kualitas permainan khususnya saat menerapkan formasi menyerang.
Hal tersebut terlihat saat tim berjuluk Laskar Sape Kerrab berujicoba melawan tim kontestan Liga 3, Malang United di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan, Kamis (10/6/2021) kemarin. Bahkan pada laga tersebut, mereka mengalahkan tim asal Malang dengan skor telak 12 gol tanpa balas.
“Skema penyerangan pada pertandingan ujicoba ini memang masih landai, sekalipun sudah ada peningkatan (dibandingkan laga ujicoba sebelumnya),” kata Pelatih Madura United FC, Rahmad Darmawan, Jum’at (11/6/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”Madura-United”]
Selain itu, ia juga menyampaikan jika saat ini pihaknya intens untuk meningkatkan kolektifitas permainan. “Seperti yang sudah kita sampaikan sebelumnya, fokus pekan ini kita mengorganisasi tim pada permainan menyerang,” ungkapnya.
“Jadi saat ini kita sudah progres bagaiamana cara tim menyerang, termasuk bagaimana menerapkan transisi permainan dari skema bertahan dan menyerang,” sambung juru taktik yang akrab disapa Coach RD.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menilai pada laga ujicoba melawan Malang United menunjukkan adanya komposisi dan kolektifitas positif antar lini permainan, termasuk penyelesaian akhir. “Pada laga ini, finishing touch juga terbilang efektif,” tegasnya.
“Dari itu, dalam pekan ini kita akan fokus untuk meningkatkan skema bermain menyerang, sekaligus tetap mengasah transisi efektif antara bertahan dan menyerang. Termasuk pada aspek finishing touch,” pungkasnya. [pin/but






