Lamongan (beritajatim.com) – Lamongan merupakan salah satu daerah yang menyimpan banyak keindahan, terutama di sektor wisata. Salah satunya adalah pantai unik dengan nama Pantai Kutang.
Pantai Kutang tersebut memiliki daya tarik dengan pemandangan alamnya yang indah, mungkin masih banyak yang belum tahu. Dari namanya, terdengar nyeleneh dan unik.
Lalu, apa alasan masyarakat sekitar memberikan nama unik itu?
Nama Kutang sendiri memiliki arti pakaian dalam wanita atau yang kerap disebut dengan BH (breast holder). Dulu sebelum Pantai Kutang dijadikan tempat wisata, kerap banyak pasangan muda berkunjung di sana. Anehnya, saat mereka meninggalkan pantai, ada saja pakaian dalam wanita yang ketinggalan di pantai, ada yang tersangkut di pohon mangrove, ada juga yang tergeletak dengan jelas di pinggir pantai.
Karena hal itulah pantai tersebut dinamakan Pantai Kutang. Dari latar belakang penamaannya terdengar lucu, namun hal itu justru jadi daya tarik dan menimbulkan penasaran bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Kutang.
Pantai ini terletak di Dusun Kentong Desa Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Wisata ini dikelola oleh BUMDesa Labuhan. Dulunya, di lokasi pantai ini ramai digunakan sebagai budidaya Ikan Kerapu yang menjadi sumber pencaharian penduduk desa Labuhan.
Ketua Lembaga Pemberdayan Masyarakat (LPM) Desa Labuhan, Edi Suliyanto mengatakan, bahwa di libur Lebaran kali ini, Pantai Kutang dibuka pada H+1 Lebaran oleh pengelola. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Pantai ini untuk mengisi libur lebarannya. Tentu, harus tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkunjung.
“H+1 Lebaran sudah dibuka, banyak pengunjung yang berdatangan, baik dari dalam maupun luar Lamongan. Mereka bersama keluarga mengisi libur lebaran untuk berwisata ke pantai ini,” ungkap Edi, Rabu (19/5/2021).
Edi mengatakan, bahwa tiket masuk ke Pantai Kutang cukup terjangkau harganya dan ramah di kantong. “Hanya dengan Rp 5 ribu para pengunjung bisa masuk dan menikmati keindahan alam Pantai Kutang. Anda bisa berfoto dan berpiknik bersama keluarga,” terang Edi kepada beritajatim.com.
Pantai Kutang memiliki banyak keistimewaan, lanjut Edi, mulai dari beberapa spot menarik untuk swafoto, air laut yang berwarna biru menakjubkan, pasir putih, pohon mangrove yang berjejer, ayunan yang dikaitkan dengan pohon, gazebo untuk beristirahat, dan jembatan panjang yang menjorok ke arah laut.
“Jembatan menjadi salah satu spot foto paling favorit dari semua tempat yang ada di Pantai Kutang. Di padukan dengan warna air laut, langit yang cerah dan warna-warni dari jembatan yang saat foto selfie jadi makin menarik,” lanjutnya.
Diketahui, jembatan indah itu memiliki panjang sekitar 400an meter. Pada bagian gapuranya terpasang wallpaper menarik untuk menciptakan hasil foto ala selebgram. Spot foto menarik lainnya adalah tulisan raksasa Pantai Kutang.
Ombak di Pantai ini juga tidak besar, sehingga bisa digunakan bermain dan tidak membahayakan bagi anak-anak, meski tetap harus dalam pengawasan orang tua. Wisatawan dibuat semakin takjub dan betah berlibur di tempat wisata pantai ini sambil bersantai minum air kelapa di tepi pantai.
Pantai Kutang ini, akan terlihat sangat instagramable saat waktu terbenamnya matahari. Dipadukan dengan warna langit yang berwarna orange, birunya laut dan hijaunya pohon yang menciptakan gradasi mengagumkan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lamongan”]
“Pantai Kutang dibuka mulai pukul 07.00 sampai 20.00 WIB. Jika ingin ngambil foto bagus, lebih baik datang saat menjelang matahari terbenam untuk menyaksikan senja,” pungkas Edi.
Dari pinggiran pantai kutang, pengunjung disuguhkan penampakan batu-batu karang yang ditumbuhi lumut hijau dan pemandangan laut lepas. Dengan suguhan alam yang luar biasa dan murah meriah tersebut, Pantai Kutang bisa menjadi wisata alternatif saat pandemi. [riq/but]









