Kediri (beritajatim.com) – Ribuan warga lima desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur menggelar deklarasi dukungan terhadap pembangunan Bandara Kediri. Mereka mengatasnamakan diri Paguyuban Putra Daerah (PPD).
Kelima desa tersebut dari dua wilayah kecamatan antara lain, Tarokan, Bulusari, Grogol, Tiron dan Jatirejo. Desa-desa tersebut dipastikan terdampak proyek bandara yang akan dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk Kediri.

[berita-terkait number=”4″ tag=”bandara-kediri”]
Deklarasi dukungan digelar di Lapangan Desa Tarokan. Ada ribuan warga yang hadir untuk menyatakan sikap mendukung mega proyek tersebut.
“Pendirian paguyuban ini untuk mengambil hak hak kami sebagai putra daerah. Karena sebelumnya, ada oknum tertentu dari daerah lain yang berusaha mengintervensi. Mereka mengaku sebagai putra daerah. Padahal dari pihak luar. Sehingga menimbulkan masalah bagi pembangunan Bandara Kediri,” tegasnya.
Setelah menggelar deklarasi, massa kemudian pawai damai. Mereka berkeliling ke kawasan yang akan dijadikan sebagai lokasi proyek Bandara Kediri.
Sebelumnya, ground breaking Proyek Bandara Kediri akan dimulai pada Maret 2019 lalu. Tetapi molor hingga saat ini. [nng/ted]






