Kediri (beritajatim.com) — Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur akan mengawal proses penghitungan suara Pemilu serentak 2019 hingga ke tingkat KPU. Badan otonom NU ini menerjunkan para kader terbaiknya untuk mengawasi proses rekepitukasi suara berjenjang tersebut.
“Pemilu telah kita lalui dengan lancar. Alhamdulillah pencapaian Pilpres telah berhasil melampaui target di Kabupaten Kediri dari target 70 persen ke 82 persen,” kata Wakil Sekretaris 1 PC Fatayat NU Kabupaten Kediri, Dewi Mariya Ulfa kepada beritajatim.com, Sabtu (20/4/2019).

[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-kediri”]”Kami melibatkan para kader untuk mengikuti pleno dan akan tetap mengawal sampai rekapitulasi akhir d tingkat KPU Kabupaten Kediri,” imbuh Dewi tegas.
Bahkan, katanya, sejak 2 minggu lalu, Fatayat NU sudah membentuk relawan tiap desa sebanyak 30 orang. Mereka bergerak dari rumah ke rumah atau door to door untuk mengajak masyarakat hadir di TPS, pada hari pencoblosan 17 april 2019.
“Tujuan kami mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya ke TPS, guna menekan angka golput. Alhamdulillah partisipasi masyarakat meningkat,” tambah Dewi.
Pasca Pemilu 2019 ini, Fatayat NU mengajak seluruh masyarakat untuk menerima hasil Pemilu dengan bijaksana, mengutamakan kedamaian, persatuan dan kesatuan dan tidak ada lagi kubu-kubuan.
“Mari kita sambut presiden dan legislator terpilih kita untuk bersama-sama membangun Indonesia 5 tahun ke depan menjadi lebih hebat,” tutup Dewi. [nng/kun]






