Banyuwangi (beritajatim.com) – Galih Sumantri (37) sopir bus Bali Radience DK 9238 FC ditetapkan sebagai tersangka. Penetatapan Galih sebagai buntut kecelakaan yang terjadi di Jalur Pantura Kilometer 13, Watudodol, Ketapang, Kecamatan Kalipuro Rabu (26/12/2018). Status itu resmi berlaku sejak Kamis (27/12/2018) malam.
\\\”Galih Sumantri warga Jalan Kolonel Sugiono IX B/59 RT RW 05/01, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dia kita tahan,\\\” kata Kepala Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi, Ipda Ardy Bitha Kumala, Jumat (28/12/2018).
Galih dijerat pasal 310 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas. Atas kelalaiannya kala mengemudi sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia diancam hukuman 6 tahun. Sebab itulah aparat Unit Laka melakukan penahanan.
\\\”Pascakejadian langsung kita mintai keterangan bersama para saksi. Setelah cukup bukti akhirnya kita tetapkan tersangka,\\\” terangnya.
Akan tetapi, kata Ardy, pihaknya masih mencari keberadaan sopir bus Tiara Mas nopol EA 7304 A atas nama Arifin Siregar (36) yang hingga kini masih dalam pencarian. Meski demikian, pihaknya sudah mengetahui identitasnya.
\\\”Dia asal Pondok Ungu Permai Blok G No. 16/6 RT/RW 07/11, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, masih dalam proses pencarian. Nomer ponselnya nggak aktif saat dihubungi,\\\” ungkapnya.
Sementara itu para penumpang kedua bus yang terlibat tabrakan telah melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lain. Untuk dua penumpang Tiara Mas yang meninggal dunia asal Bojonegoro, Ahmad Nizar Zulmi (23) dan Marwi (41), asal Dusun Nglingi RT 12 RW 3 Desa Bareng, Kecamatan Ngasih telah dibawa pulang menggunakan mobil ambulace pada Kamis (27/12/2018). Rencananya, Jumat ini korban asal Denpasar, Bali, The Pik Hie (70), diambil oleh keluarganya. Korban adalah penumpang Bali Radience.
Menurut saksi, kecelakaan maut ini bermula, bus Bali Radience yang melaju dari utara hendak mendahului truk fuso di depannya. Sesampainya di TKP dekat Hotel Baru Dua Beach Ketapang, Kecamatan Kalipuro dari arah selatan melaju bus Tiara Mas. Karena jarak yang sudah dekat Bali Radiance tidak bisa menghindar sehingga terjadilah kecelakaan. (rin/kun)





