Surabaya (beritajatim.com) – Saat ini, isu bonus demografi tengah menjadi bahasan banyak pihak. Beberapa negara lain pun bahkan dengan sangat berani menunjuk Menteri dari kalangan millenials yang jumlahnya memang melonjak akibat fenomena itu.
Berangkat dari fenomena itu, Nu’man Latif ST selaku Caleg PSI untuk Dapil Jawa Timur VII (Ponorogo Pacitan Ngawi Trenggalek) melihat bahwa perlu ada ruang khusus bagi suara para millenials.
\\\”Suara millenials adalah bola liar dan harus dibungkus dengan arah yang seiring sepengertian sesuai kebajikan murni agar kemajuan bangsa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,\\\” ujar Nu\\\’man kepada beritajatim.com, Senin (24/12/2018).
Pria asli Ponorogo ini pun berharap ada ruang khusus yang diberikan bagi para millenials di tengah isu bonus demografi saat ini.
\\\”Akankah indonesia akan memiliki Menteri dari generasi millenials? Pertarungan politik dimulai 17 april 2019. Ketika generasi ini berada pada garis depan penentu masa depan bangsa selama 5 tahun ke depan.Presiden dan DPR akan bahu membahu membuat arah bangsa ini semakin berkarakter berwibawa dan disegani,\\\”
\\\”Lalu egosentris khas generasi millenieal akan ditempatkan dimana? Apakah kekuatan millenieal akan dibiarkan mengambang tidak terarah dan berjalan liar?\\\”
\\\”Kami mewakili generasi millenieal dan memiliki keluarga dari generasi Z Kami memiliki DNA politik yang terbuka dan penuh dengan keterwakilan suara antar gender antar generasi antar agama bahkan antar daerah satu dengan yang lain. Kami juga sangat beragam dalam menyuarakan keterpentingan partai,\\\” pungkas Nu\\\’man.[ifw/ted]





