Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC berencana mempertahankan hanya sekitar 40 persen dari jumlah total pemain musim lalu, demi membangun pondasi tim menghadapi kompetisi resmi Liga 1 musim 2019 mendatang.
Hal itu mengacu pada hasil evaluasi performa pemain dalam skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab selama kompetisi musim 2018 berlangsung. Evaluasi dilakukan langsung oleh tim khusus terhadap performa pemain selama semusim terakhir.
\\\”Berdasar raport (performa pemain musim lalu) yang kita pegang, mungkin tidak lebih dari 40 persen dari total sebanyak 28 pemain musim kemarin,\\\” kata Manajer Madura United FC Haruna Sumitro, Senin (24/12/2018).
Dengan skema tersebut, Madura United bakal merombak komposisi tim musim 2018 dan hanya mempertahankan sekitar 11 hingga 12 pemain lama. \\\”Mungkin yang bertahan hanya sekitar 11 sampai 12 pemain saja, kita ingin optimalkan target manajemen saja,\\\” ungkapnya.
Saat ini tercatat sebanyak delapan pemain dipastikan menjadi bagian dari tim kebanggaan Suporter Madura Bersatu untuk musim depan, meliputi sebanyak dua pemain asing, yakni Dane Milovanovic (Australia/Asing Asia) dan Zah Rahan Krangar (Liberia/Asing Non-Asia).
Sementara enam pemain lokal yang dipastikan kembali menjadi bagian dari tim, meliputi Al-Fath Fathier, Greg Nwokolo, Guntur Ariyadi, Irsan Lestaluhu, Rifad Marasambesy dan Satria Tama Hardianto.
Dari nama tersebut, tercatat hanya Dane \\\’Batman Face\\\’ Milovanovic yang masuk sebagai pemain baru sekalipun sempat membela Madura United dalam dua musim terakhir, yakni musim 2016 dan 2017. Sedangkan lainnya merupakan pemain yang menjadi bagian tim musim lalu.
Selain itu, pihak manajemen juga berencana memasukkan satu pemain asing di posisi stopper menggantikan posisi Fabiano Beltrame. Sebab pemain senior yang identik dengan nomor punggung 15 mendapat syarat sebagai pemain naturalisasi guna tetap bertahan sebagai bagian dari keluarga besar Madura United. [pin/but]





