Surabaya (beritajatim.com) – Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono membuka Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2021 di JX International Surabaya, Jumat (3/12/2021).
Sebanyak 140 seniman lukis atau pelukis dari berbagai daerah turut ambil bagian pada PSLI 2021.
Seusai membuka secara resmi PSLI, Heru berharap, pameran ini menjadi momentum kebangkitan para seniman lukis Jawa Timur dan juga daerah lain setelah hampir dua tahun terpuruk.
“Apa yang dilakukan seniman ini, sebetulnya tidak mempunyai harapan secara finansial. Tapi kalau goresan-goresan itu dibeli, itu merasa diakui,” ungkapnya.
Pameran yang digelar selama 10 hari, sejak 3-12 Desember 2021 tersebut, diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi bagi para seniman lukis, tetapi juga ajang refresing antarseniman dengan para penggemar.

Kepala Pasar Seni Lukis Indonesia 2021, M Anis mengatakan, tema PSLI tahun 2021 ‘Ayo Bangkit’. Dengan harapan, tema ini tidak hanya jargon untuk kebangkitan seniman lukis saja, tetapi juga seniman bidang lainnya.
“Dua tahun tidak terselenggara PSLI itu ya cukup lumayan bagi pelukis. Karena ini kan agenda yang ditunggu-tunggu pelukis seluruh Indonesia,” terangnya.
Diakui Anis, selama kurang lebih dua tahun saat pandemi Covid-19 ini, para seniman hanya mengisi waktu dengan terus berkarya. Karena ketika hendak menyelenggarakan pameran tunggal, masih khawatir tidak ada pengunjung.
“Sehingga mereka menggambar terus. Ini (PSLI) adalah kanal, saluran, bagi karya karya mereka. Mudah-mudahan para pecinta seni bisa mengapresiasi ini,” tuturnya.
Para seniman lukis yang turut ambil bagian berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarya, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Bali dan Kalimantan Selatan. (tok)






