Ponorogo (beritajatim.com) – Penampilan kontingen Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berbuah 11 penghargaan dalam Kejuaraan Nasional Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X Cup 2026. Sejumlah gelar juara berhasil dibawa pulang dari kompetisi yang berlangsung pada 6–8 November 2026 di Yogyakarta tersebut. Dominasi MBGND terlihat pada 2 divisi yang diikuti, yakni Concert Marching Art dan Street Parade. Capaian itu sekaligus menambah catatan prestasi marching band Gontor dalam kompetisi tingkat nasional.
Di divisi Concert Marching Art Klasemen Senior Brass, MBGND berhasil menduduki peringkat pertama. Gelar juara tersebut diperkuat dengan 4 penghargaan kategori terbaik, meliputi Field Commander Terbaik, The Best Wind Award (Brass), The Best Percussion Award, dan The Best Visual. Kontingen Gontor juga meraih Juara 2 Overall Effect (General Effect). Hasil tersebut menunjukkan capaian tim, tidak hanya pada penampilan utama, tetapi juga sejumlah aspek musikal dan visual yang dilombakan.
Prestasi berikutnya diraih dalam divisi Street Parade Klasemen Senior Brass. MBGND mengamankan Juara 2 Street Parade, Juara 2 Best Mayoret, Juara 2 Best Colour Guard, serta Juara 2 Music Perform. Selain 4 penghargaan tersebut, kontingen Gontor juga memperoleh predikat Juara Favorit Street Parade. Dengan tambahan capaian di divisi ini, total penghargaan yang dibawa pulang mencapai 11 piala.
Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Malioboro dan GOR Among Raga, Yogyakarta. Sebanyak 51 tim ambil bagian dalam kompetisi yang memasuki penyelenggaraan ke-13 sejak pertama kali digelar pada 2012. Ada 4 cabang perlombaan yang dipertandingkan, yakni Street Parade, Concert Band, Concert Marching Art, dan Marching Field Show. Jadwal pelaksanaan yang semula direncanakan pada 23–25 Oktober 2026 kemudian digeser menjadi 6–8 November karena adanya renovasi atap GOR Among Raga.
Keikutsertaan MBGND dalam kompetisi tersebut melibatkan 123 personel. Komposisinya terdiri dari 89 santri kelas 1–5 KMI, 20 guru dan mahasiswa, tujuh official alumni, serta tujuh pelatih. Sebelum tampil di arena perlombaan, seluruh anggota kontingen menjalani latihan dan gladi resik di GOR Among Raga. Selama berada di Yogyakarta, rombongan juga menempati Pondok Pesantren Baitussalam, Prambanan.
Keberangkatan kontingen sebelumnya dilepas langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Akrim Mariyat. Prosesi pelepasan berlangsung pada Selasa (3/11/2026) di depan BPPM. Dalam kesempatan tersebut, K.H. Akrim Mariyat berpesan agar para peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Menurutnya, menang dan kalah merupakan hal lumrah dalam perlombaan.
“Sedangkan pengalaman selama mengikuti kompetisi menjadi bagian penting yang harus diperoleh,” kat KH. Akrim Mariyat, dari rilis Humas PMDG yang diterima beritajatim.com, Minggu (8/11/2026).
Raihan 11 piala tahun ini sekaligus melanjutkan rekam jejak MBGND dalam Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono X. Kontingen Gontor tercatat pernah menjadi juara pada penyelenggaraan 1999 dan 2001. Pada 2003, MBGND juga berhasil meraih Juara I Lomba Parade dan Juara I Colour Guard. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa keikutsertaan MBGND di Yogyakarta bukan sekadar partisipasi dalam kompetisi, melainkan bagian dari perjalanan prestasi yang telah dibangun sejak lama. (end/aje]






