Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada pekan terakhir putaran pertama Championship 2026/2027, Minggu (8/11/2026).
Dalam tiga pertemuan terakhir, Persela belum pernah meraih kemenangan atas Kendal Tornado. Laskar Joko Tingkir hanya sekali bermain imbang dan dua kali menelan kekalahan. Bahkan, pada pertemuan terakhir di Stadion Sriwedari, Persela menyerah lima gol tanpa balas.
Catatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Bima Sakti. Apalagi, Kendal Tornado sedang menunjukkan performa konsisten dan belum tersentuh kekalahan sepanjang putaran pertama.
Meski demikian, Persela datang dengan percaya diri, bermodal dua kemenangan beruntun atas Persipura Jayapura di Championship dan Persijap Jepara di ajang I.League Cup.
Pelatih Persela, Bima Sakti, memastikan anak asuhnya memiliki motivasi besar untuk mengakhiri putaran pertama dengan hasil positif.
“Tentunya pemain-pemain sudah siap untuk pertandingan besok malam dan semua memiliki target yang sama, pastinya ingin memenangkan pertandingan. Apalagi ini pertandingan terakhir di putaran pertama, sehingga kami ingin menutup pertandingan ini dengan hasil positif buat Persela,” kata Bima dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Sabtu (7/11/2026).
Bima menyadari Kendal Tornado bukan lawan yang mudah. Selain memiliki komposisi pemain berkualitas, tim berjuluk Badai Pantura itu juga mempunyai stabilitas permainan karena sebagian besar skuadnya tidak banyak berubah.
“Beberapa hari ini kita sudah evaluasi bagaimana tim Kendal Tornado. Mereka memiliki materi yang bagus dan tidak terlalu banyak berubah pemainnya, pelatihnya juga sama. Tentunya besok kita butuh kerja keras untuk bisa mengambil poin di Kota Solo,” ujarnya.
Pelatih berlisensi Pro AFC tersebut juga menegaskan bahwa statistik pertemuan maupun catatan pertandingan sebelumnya bukan satu-satunya penentu hasil laga.
“Yang paling penting besok siapa yang siap, siapa yang fokus, dan siapa yang mengambil inisiatif lebih baik. Itu yang saya pikirkan untuk pertandingan. Sepak bola bukan matematika. Kita melihat Kendal Tornado adalah tim yang bagus, yang stabil setiap kompetisi dari mulai tahun kemarin sampai tahun ini. Yang pasti pemain punya motivasi tersendiri untuk menutup putaran pertama dengan hasil positif,” tegasnya.
Senada dengan sang pelatih, kapten Persela, Dendy Sulistyawan, menyebut dua kemenangan terakhir menjadi tambahan motivasi bagi seluruh pemain.
“Alhamdulillah dalam kondisi baik semua. Apalagi dengan dua pertandingan terakhir yang kita dapat hasilnya cukup positif untuk kita, dan bisa memotivasi kita untuk pertandingan besok melawan Kendal. Kita tahu kita juga tim yang bagus, tapi akan kita coba di pertandingan besok untuk memberikan yang terbaik agar bisa mengambil poin di sini,” kata Dendy.
Sementara itu, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menyebut kondisi mayoritas pemainnya cukup baik. Meski demikian, tuan rumah dipastikan kehilangan dua pemain asing karena masalah kebugaran.
Stefan berharap anak asuhnya mampu memaksimalkan keuntungan bermain di kandang. Ia tak ingin Kendal Tornado kembali kehilangan poin setelah sebelumnya mencatat dua hasil imbang dalam tiga pertandingan kandang pada putaran pertama.
“Semua pemain dalam kondisi baik, cuma kita absen dua pemain asing. Tapi di luar itu pemain semua dalam kondisi yang baik. Saya pikir tim harus memanfaatkan momen karena besok kita main home. Di putaran pertama ini kita punya tiga kali home, kita sudah menang sekali dan dua kali draw, sudah kehilangan empat poin. Harapannya besok anak-anak bisa memaksimalkan kesempatan, jangan sampai kehilangan poin lagi seperti pertandingan sebelumnya,” ujar Stefan. (fak/kun)






