Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan dua truk dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Gajahmada, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sopir truk bermuatan mortar terjepit di kabin hingga mengalami patah kaki.
Insiden tersebut juga menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka ringan. Selain itu, arus lalu lintas di jalur Mojosari-Pungging sempat lumpuh dengan antrean kendaraan mencapai 2 kilometer akibat insiden tersebut. Kecelakaan bermula ketika truk bermuatan semen putih atau mortar nopol N 9471 EB melaju dari arah barat ke timur.
Truk tersebut diduga kehilangan kendali, kemudian oleng ke kanan dan menghantam bagian belakang truk gandeng nopol P 9736 UG. Selain menabrak bagian truk gandeng yang dikemudikan Antonius warga Nusa Tenggara Timur (NTT), juga menabrak pengendara sepeda motor nopol S 3396 T yang berada di belakang truk gandeng.
Sopir truk mortar, Ovir Tamonob yang juga warga NTT, terjepit di dalam kabin akibat kerasnya benturan. Petugas harus melakukan evakuasi untuk mengeluarkan korban dari kendaraan yang ringsek. Sedangkan pengendara sepeda motor nopol S 3396 T mengalami luka ringan.
Sopir truk gandeng, Antonius mengaku sedang melaju pelan ketika truk bermuatan mortar tersebut tiba-tiba menabrak bagian belakang kendaraannya. Saat itu, ia baru selesai membongkar muatan veneer dari Jombang dan hendak menuju Jember untuk mengambil muatan berikutnya.
“Saya dari barat ke timur, truk putih ini oleng tiba-tiba menabrak bagian belakang truk saya. Katanya menghindari sepeda, saya tidak tahu. Saya melaju pelan tidak memakan jalur,” ungkapnya, Senin (26/10/2026).
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda M Jeepsal Putra Pratama membenarkan kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban tersebut. “Ada dua korban, satu sopir truk terjepit kabin dan satu pemotor yang berada di belakang truk gandeng,” jelasnya.
Kanit menjelaskan, sopir truk mengalami patah kaki dan pengendara sepeda motor mengalami luka ringan. Usai dilakukan evakuasi yang memakan sekitar 1,5 jam, sopir truk yang terjepit dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, termasuk pengendara sepeda motot.
Selama penanganan kecelakaan, arus kendaraan di jalur provinsi dari dua arah sempat lumpuh total hingga menyebabkan kemacetan hingga sekitar 2 kilometer. Hingga kini, Satlantas Polres Mojokerto masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. [tin/ian]






