Ringkasan Berita:
- STIKOSA AWS melakukan kunjungan media ke kantor Beritajatim pada Rabu (7/10/2026).
- Mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai sistem kerja redaksi dan proses produksi berita di media siber.
- Beritajatim menjelaskan pentingnya adaptasi dan inovasi media menghadapi perubahan perilaku audiens di era digital.
- Kunjungan diharapkan membantu mahasiswa menghubungkan teori jurnalistik di kampus dengan praktik profesional di lapangan.
Surabaya (beritajatim.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (STIKOSA AWS) melakukan kunjungan media ke kantor Beritajatim, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi sivitas akademika STIKOSA AWS untuk menggali secara langsung dinamika dunia jurnalistik di tengah perkembangan media digital.
Rombongan STIKOSA AWS disambut jajaran pimpinan Beritajatim, yakni Direktur Utama Ainur Rohim, Pimpinan Redaksi sekaligus Penanggung Jawab Beritajatim Dwi Eko Lokononto, serta Redaktur Ahmad Baiquni.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai sistem kerja media massa di era digital. Pembahasan mencakup proses kerja dapur redaksi, produksi konten berita aktual, hingga strategi media siber beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Pimpinan Redaksi sekaligus Penanggung Jawab Beritajatim Dwi Eko Lokononto menyampaikan pentingnya strategi dan fleksibilitas bagi media massa dalam menghadapi arus digitalisasi.
Menurut Lucky, sapaannya, media perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk mengikuti perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Audiens saat ini cenderung semakin tertarik pada konten berbasis visual dibandingkan teks atau tulisan panjang.
Karena itu, inovasi dalam penyajian informasi menjadi salah satu faktor penting agar media tetap relevan di tengah perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa STIKOSA AWS diharapkan dapat menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik jurnalistik profesional di lapangan.
Kegiatan edukatif itu juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkembang sebagai insan pers yang kompeten, kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan ekosistem media. []







