Tuban (beritajatim.com) – Penyanyi Kaka Slank turut memeriahkan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kaka Slank tidak hanya tampil menyanyi, tetapi juga ikut menanam pohon mangrove bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).
Selain itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban turut mendampingi Gubernur Jawa Timur.
Sejumlah kegiatan digelar dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-10. Di antaranya penanaman tanaman asosiasi mangrove seperti cemara udang dan pandan laut, pelepasan burung, pengobatan gratis, pameran kinerja perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, fashion show batik dengan pewarna mangrove, serta pemberian penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur kepada pihak-pihak yang dinilai peduli terhadap perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove.
Acara tersebut juga dimeriahkan penampilan spesial Kaka Slank.
Usai menanam mangrove bersama Gubernur Jawa Timur, Kaka Slank mengaku senang dapat kembali mengikuti kegiatan Festival Mangrove Jawa Timur. Menurutnya, Festival Mangrove ke-10 yang digelar di Tuban merupakan kegiatan serupa yang telah diikutinya sebanyak tiga kali.
“Aku senang banget sih, selain jalan-jalan juga aku banyak ketemu orang yang kasih aku edukasi tentang menanam, tentang mangrove, tentang lingkungan dan bencana kalau kita nggak sayang sama lingkungan,” ujar Kaka Slank.
“Di sini kan pantainya banyak dan unik ini, aku baru ngelihat juga ini pantai tapi pohon cemara, jarang-jarang gitu loh dan pohon cemara salah satu yang menopang mangrove,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Jumadi, M.MT., menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong gerakan pelestarian lingkungan. Kegiatan Festival Mangrove juga menjadi sarana untuk meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
“Jadi sampai saat ini data yang dicatat sudah sampai di angka 31.000 pohon atau 85 persen di Pulau Jawa,” jelas Jumadi.
Jumadi mengatakan, kegiatan serupa tidak akan berhenti di Tuban. Ke depan, pihaknya berencana melanjutkan kegiatan di Pulau Sapeken, tepatnya di kawasan Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Ia juga berharap Kaka Slank dapat kembali berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Harapannya Kaka bisa ikut lah ya,” tutup Jumadi. [dya/but]







