Surabaya (beritajatim.com) – Tren olahraga lari yang terus berkembang di Indonesia mendorong Zuper Group menghadirkan Zuper Runfest 2026, ajang lari santai (5K fun run) yang digelar di Zuper Hall Dharmahusada, Surabaya, Minggu (26/7/2026).
Event yang di gelar pertama kalinya ini menjadikan sektor running sekaligus bagian dari strategi perusahaan memperluas ekosistem olahraga dan gaya hidup sehat di Jawa Timur.
Owner Zuper Group, Hendra Susanto, mengatakan penyelenggaraan Zuper Runfest tidak semata menghadirkan kompetisi lari, tetapi menjadi ruang berkumpul bagi komunitas olahraga maupun masyarakat yang baru ingin memulai gaya hidup sehat.
“Olahraga bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Itu adalah investasi kesehatan. Karena itu kami ingin menghadirkan kegiatan yang membuat masyarakat semakin mudah berolahraga sekaligus memperluas jejaring pertemanan melalui komunitas,” ujar Hendra.
Ia menilai lari merupakan olahraga yang paling mudah dijangkau oleh semua kalangan karena tidak membutuhkan peralatan mahal. Melalui konsep tersebut, Zuper ingin membangun budaya hidup sehat yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini pun melampaui ekspektasi. Semula panitia menargetkan sekitar 300 peserta, kemudian menambah kuota menjadi 350 orang.
Namun jumlah pendaftar hampir mencapai 400 peserta sehingga beberapa peserta tidak lagi memperoleh race pack karena keterbatasan perlengkapan.
“Responnya sangat positif. Banyak komunitas yang mendukung sehingga jumlah peserta melebihi target yang kami siapkan,” ujarnya.
Hendra mengungkapkan, keberhasilan Zuper Runfest menjadi pijakan awal bagi perusahaan untuk menggelar event lari dengan skala lebih besar. Pada Maret 2027, Zuper Group berencana berkolaborasi dengan Carabau dalam penyelenggaraan ajang half marathon di Kota Batu.
Menurutnya, konsep yang diusung Zuper berbeda dari event lari pada umumnya. Selain menghadirkan pengalaman berlari, peserta juga diajak menikmati suasana sportainment yang mendorong interaksi antarkomunitas dan keluarga.
“Kami ingin menciptakan ekosistem. Jadi bukan hanya start lalu finish, tetapi orang-orang yang sebelumnya tidak saling mengenal bisa bertemu, membangun relasi, dan menikmati aktivitas olahraga bersama,” ujarnya.
Selama 15 tahun, Zuper Group dikenal sebagai pengelola berbagai fasilitas olahraga keluarga di Surabaya dan Sidoarjo. Berawal dari bisnis futsal, perusahaan kemudian mengembangkan pusat olahraga bulu tangkis berbasis digital, biliar, padel, hingga berbagai fasilitas penunjang seperti sport massage dan reflexology.
Hendra menjelaskan seluruh pengembangan tersebut mengusung konsep Healthy Life and Joyful Family, yakni menghadirkan sarana olahraga yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga dalam satu lokasi.
“Kami ingin olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga mempererat hubungan keluarga. Ayah bisa berolahraga, ibu ikut menikmati fasilitas yang ada, sementara anak-anak tetap memiliki ruang bermain,” katanya.
Ke depan, Zuper Group juga akan menambah dua venue baru, termasuk menghadirkan fasilitas pickleball yang tengah berkembang di Singapura dan Malaysia. Selain itu, perusahaan menyiapkan pusat kebugaran khusus lansia sebagai bagian dari komitmen mendorong masyarakat tetap aktif dan mandiri hingga usia lanjut.
Sementara itu, SVP Marketing Communication Zuper Group, Jessica Aura mengatakan Zuper Runfest menjadi awal dari rangkaian event olahraga yang akan terus dikembangkan perusahaan sebagai wadah bagi komunitas olahraga di Surabaya.
Menurut Jessica, meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga menjadi momentum bagi Zuper untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta dimana mereka idak hanya mendapatkan kesehatan tapi juga berbagai hadiah.
“Melalui Zuper Runfest, kami ingin menghadirkan event yang memberikan pengalaman positif, membangun kebersamaan, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ini menjadi langkah awal kami untuk menghadirkan lebih banyak event olahraga di masa mendatang,” ujar Jessica.(way/ted)






