Malang (beritajatim.com) – Sebuah truk pengangkut tebu yang terparkir rapi di pinggir Jalan Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, mendadak jadi pusat perhatian warga pada Senin pagi. Kendaraan berat itu dikira sedang beristirahat, namun siapa sangka ada tragedi pilu di dalamnya.
Seorang sopir truk ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di dalam kabin kendaraannya sendiri. Korban diketahui bernama Lulus Andrianto (38), warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, yang merenggang nyawa saat mencari nafkah.
Peristiwa nahas ini bermula ketika petugas keamanan Pabrik Gula Kebonagung melihat truk korban terparkir di pinggir jalan sekitar pukul 06.45 WIB. Petugas keamanan bermaksud meminta sopir memindahkan kendaraan ke area penempatan, namun situasi berubah tegang.
Petugas yang mendekati kemudi mendapati korban sama sekali tidak memberikan respons saat dipanggil berulang kali. Rekan sesama sopir kemudian ikut membantu mengecek kondisi korban sebelum akhirnya tim kesehatan memastikan korban telah meninggal dunia dan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pakisaji.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Pakisaji bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Malang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang di belakang jok truk.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono memastikan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya barang milik korban yang hilang maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan di lokasi juga tidak menunjukkan indikasi tindak pidana apa pun.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi yang diduga memicu kematian mendadak tersebut. Keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi serta telah membuat surat pernyataan penolakan secara resmi kepada pihak berwajib.
Polisi selanjutnya menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan. Penanganan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian tanpa menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat. [yog/ian]






