Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 18 siswa kelas 4 SDN 2 Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan.
Kayu penyangga plafon telah rapuh, atap harus disangga bambu, sementara lembaran asbes mulai berjatuhan sehingga mengancam keselamatan para siswa dan guru.
Kondisi tersebut membuat para siswa diliputi rasa cemas setiap kali mengikuti pelajaran. Mereka khawatir bagian plafon atau asbes sewaktu-waktu runtuh saat proses belajar berlangsung.
“Saya khawatir asbes ini jatuh pada saat jam belajar,” ujar Vera Dhanisa Anjellina, siswi kelas 4, Jumat (17/7/2026).
Tak hanya menyampaikan kekhawatiran, para siswa juga kompak menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Malang agar ruang kelas mereka segera diperbaiki.
“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kami murid kelas 4 SDN 2 Klepu. Yang terhormat Bapak Bupati Malang, Bapak Lurah, Bapak Camat, Bapak Kepala Dinas Pendidikan. Tolong perbaiki ruang kelas kami karena rusak parah dan tidak layak digunakan untuk belajar,” ucap para siswa bersama-sama.
Wali Kelas 4 SDN 2 Klepu, Holland Silaen, mengatakan kondisi bangunan kini sudah masuk kategori darurat karena membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
Ia mengaku proses belajar mengajar masih tetap berlangsung karena belum ada ruang pengganti yang memadai. Namun, pihak sekolah sangat mengkhawatirkan kondisi bangunan ketika musim hujan tiba.
“Yang kami khawatirkan jika masuk musim penghujan nanti. Hal ini sangat berbahaya dan mengancam keselamatan, mental, pola pikir anak-anak serta tenaga pendidik yang sedang beraktivitas di dalam kelas,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan warga sekitar untuk meminjam rumah sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi ruang kelas semakin membahayakan.
“Karena sekarang masih musim kemarau, mungkin tingkat ketahanan dari plafon ini masih kuat. Kami sudah berkoordinasi dengan warga sekitar, jika masuk musim penghujan kami akan pinjam rumah warga untuk KBM,” pungkasnya.(ted)






