Ngawi (beritajatim.com) – Warga di sekitar Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang perempuan muda di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Rabu (15/7/2026) sore. Korban ditemukan tak bernyawa tak lama setelah dilaporkan menceburkan diri ke dalam sungai.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Berdasarkan rekaman video yang sempat diambil warga, korban yang mengenakan jaket berwarna ungu terlihat mondar-mandir di pinggir sungai sebelum akhirnya nekat melompat. Meskipun sejumlah warga di lokasi sempat berteriak untuk mencegah aksinya, korban tidak menghiraukan peringatan tersebut.
Akibat derasnya arus Sungai Bengawan Madiun, tubuh korban dengan cepat hanyut. Jenazah korban akhirnya ditemukan oleh petugas dan warga dalam kondisi meninggal dunia di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal kejadian.
Selvi, salah satu warga di lokasi kejadian, menuturkan bahwa tindakan korban terlihat sangat disengaja. “Kelihatannya sengaja bunuh diri mas, banyak warga yang tahu dan merekamnya ciri-ciri perempuan itu,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Kapolsek Ngawi, AKP Jais Bintoro, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban dan membawanya ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum. “Benar ada laporan warga ditemukan jenazah perempuan muda mengambang di sungai. Kita masih mendalami dugaan bunuh diri,” tegas AKP Jais.
Identitas korban akhirnya terungkap. Diketahui, perempuan tersebut berinisial SW (32), warga Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif oleh jajaran Polsek Ngawi guna memastikan motif di balik aksi nekat tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada otoritas terkait jika mengetahui adanya tanda-tanda atau niat seseorang yang membahayakan diri sendiri, sehingga tindakan preventif dapat segera dilakukan.
Proses penyelidikan lebih lanjut akan menentukan langkah tindak lanjut bagi keluarga korban, sementara jasad korban saat ini diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. [fiq/but]
PERHATIAN:
Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan mental atau memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional melalui layanan kesehatan jiwa atau hotline konseling terdekat.






