Mojokerto (beritajatim.com) – Polsek Jetis memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk membekali ratusan pelajar dengan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas (Safety Riding), bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), serta pencegahan bullying.
Kegiatan tersebut digelar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jetis, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Bengkel TEI SMKN 1 Jetis, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis ini diikuti sebanyak 540 siswa. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto melalui Kapolsek Jetis, AKP Edi Purwo Santoso mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda agar lebih disiplin, sadar hukum, dan mampu menghindari berbagai perilaku menyimpang.
“Kami ingin memastikan para siswa-siswi SMK Negeri 1 Jetis memiliki pemahaman yang baik mengenai tata cara berkendara yang aman dan benar di jalan raya melalui edukasi Safety Riding. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ungkapnya, Selasa (14/7/2026).
Selain itu, lanjutnya, para siswa juga diberikan pemahaman terkait dampak buruk bullying beserta bentuk-bentuknya agar para pelajar mampu menghindari maupun mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kalangan remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Jetis, Dwi Fendi Dadang Adrianto mengapresiasi kepedulian Polsek Jetis dalam memberikan edukasi kepada peserta didik yang tengah mengikuti MPLS. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Jetis Polres Mojokerto Kota atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi para siswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait keselamatan berkendara, penyalahgunaan narkoba, hingga kasus perundungan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Jetis berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat dalam menciptakan generasi muda yang tertib berlalu lintas, bebas dari penyalahgunaan narkoba, sadar hukum, serta mampu mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. [tin/but]







