Gresik (beritajatim.com)- Meningkatnya perjalanan selama libur sekolah menjadi perhatian serius aparat. Jangan sampai momen liburan berubah menjadi petaka hanya karena menaiki kendaraan yang tidak laik jalan.
Sebagai langkah pencegahan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama Satlantas Polres Gresik, dan sejumlah instansi menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap armada angkutan umum, bus pariwisata di Rest Area 726 B Tol Surabaya-Mojokerto Wringinanom, Kabupaten Gresik.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi.A mengatakan, kegiatan ini melibatkan personel Sat PJR Jatim III Ditlantas Polda Jatim, Jasa Raharja Kabupaten Gresik, BPTD Kelas II Jawa Timur, UPT PPP LLAJ Surabaya, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Dishub Mojokerto, serta Dishub Kabupaten Gresik.
Petugas tidak hanya memeriksa kondisi fisik kendaraan, tetapi juga mengecek kelengkapan administrasi seperti SIM pengemudi, STNK, buku uji KIR, hingga dokumen perizinan operasional. Seluruh aspek diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan armada benar-benar aman sebelum mengangkut penumpang.
Hasil pemeriksaan menunjukkan masih ditemukan pelanggaran. Dari delapan kendaraan yang diperiksa, empat unit mendapat teguran karena ditemukan kekurangan pada aspek teknis dan diwajibkan segera melakukan perbaikan. Bahkan, dua kendaraan harus ditindak dengan tilang administratif lantaran tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Ini merupakan upaya mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan. Seluruh pengemudi juga diberikan edukasi agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin menegaskan pengawasan terhadap armada angkutan akan terus dilakukan untuk menekan angka pelanggaran sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas.
Ia mengingatkan seluruh pengemudi agar tidak mengabaikan hasil pemeriksaan petugas. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama, terutama ketika volume perjalanan meningkat selama libur sekolah.
“Kami menghimbau masyarakat lebih teliti sebelum menggunakan jasa angkutan umum maupun bus pariwisata. Jangan ragu memastikan kendaraan yang akan digunakan memiliki kondisi layak jalan dan dokumen yang lengkap,” ungkapnya.
Melalui pengawasan berkala ini, diharapkan seluruh armada yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan sehingga perjalanan masyarakat selama musim liburan berlangsung aman, dan nyaman. [dny/aje]






