Surabaya (beritajatim.com) – Perjalanan Neymar bersama tim nasional Brasil resmi berakhir dengan cara yang menyakitkan. Penyerang 34 tahun itu mengumumkan laga melawan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya bersama Selecao setelah Brasil kalah 1-2, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar tak mampu menahan emosinya. Kamera televisi menangkap momen ketika kapten Brasil itu menangis di tengah lapangan sebelum akhirnya memastikan dirinya mengakhiri karier internasional.
“Saya sudah mencoba, saya sudah mencoba. Sekarang semuanya selesai. Saya memulai di sini, dan saya juga mengakhirinya di sini,” kata Neymar kepada Globo.
MetLife Stadium memang memiliki makna khusus bagi Neymar. Stadion tersebut menjadi tempat ia melakoni debut bersama timnas Brasil, dan kini juga menjadi lokasi pertandingan terakhirnya mengenakan seragam Selecao.
Dalam laga tersebut, Neymar masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 ketika skor masih imbang tanpa gol. Namun, Norwegia kemudian mencetak dua gol melalui Erling Haaland pada menit ke-79 dan menit ke-90.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time setelah wasit memberikan hadiah penalti akibat pelanggaran Leo Østigard terhadap Casemiro di kotak terlarang.
Neymar yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Norwegia, Ørjan Nyland, untuk mencetak gol hiburan bagi Brasil.
Usai mencetak gol, ia sempat melontarkan kata-kata kepada Nyland sebelum kembali berjalan menuju lingkaran tengah lapangan.
Gol tersebut menjadi gol ke-80 Neymar bersama tim nasional Brasil dari 130 penampilan. Catatan itu membuatnya tetap menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil, melewati rekor legenda sepak bola Pelé yang mengoleksi 77 gol.
Meski demikian, Neymar gagal mengakhiri karier internasionalnya dengan trofi Piala Dunia. Selama memperkuat Brasil di ajang tersebut, pencapaian terbaiknya hanya membawa Selecao hingga babak perempat final.
Kekalahan dari Norwegia juga menorehkan catatan buruk bagi Brasil. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990, Selecao gagal melangkah melewati babak 16 besar.
Perjalanan Neymar menuju Piala Dunia 2026 sendiri tidak mudah. Ia sempat diragukan masuk skuad setelah mengalami cedera betis saat membela Santos FC pada Mei lalu.
Meski akhirnya dipanggil oleh pelatih Carlo Ancelotti, Neymar tidak pernah menjadi starter sepanjang turnamen dan lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti. (faw/aje)





