Bondowoso, (beritajatim.com) – Suasana selamatan haji di Desa Batu Salang, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sebuah rumah milik Supaida terbakar saat warga sedang berkumpul mengikuti acara tersebut, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.05 WIB. Tim Damkar kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Begitu menerima laporan, petugas segera diberangkatkan ke lokasi. Setibanya di lokasi, anggota langsung melakukan penyemprotan untuk memadamkan api, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan agar tidak muncul titik api kembali,” kata Aries, Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan keterangan yang diterima petugas, kebakaran terjadi ketika warga tengah menghadiri acara selamatan haji di sekitar lokasi. Tiba-tiba aliran listrik padam disusul bau benda terbakar.
Salah seorang warga kemudian melihat kobaran api dari rumah milik Supaida dan segera mengajak warga lain bergotong royong memadamkan api sambil menunggu petugas datang.
Hasil pendataan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah korban mengalami kerusakan berat dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp250 juta.
Aries mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama instalasi yang sudah berusia lama, guna mencegah terjadinya kebakaran akibat hubungan arus pendek.
Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat meliputi Damkar Bondowoso, BPBD Bondowoso, Polsek Cermee, Koramil Cermee, Pemerintah Kecamatan Cermee, perangkat Desa Batu Salang, serta warga sekitar yang turut membantu proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. (awi/aje)






