Mojokerto (beritajatim.com) – Kategori Kid Dash menjadi daya tarik baru dalam penyelenggaraan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Inovasi lomba lari khusus anak sejauh 300 meter itu mendapat sambutan antusias dan menjadi simbol meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat sejak usia dini.
Majapahit Run 2026 merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto. Sebanyak sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah mengikuti ajang ini dengan tiga kategori yang diperlombakan, yakni 5 kilometer, 3 kilometer, dan Kid Dash 300 meter. Seluruh peserta memulai dan mengakhiri lomba di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto serta memperebutkan total hadiah jutaan rupiah.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Majapahit Run 2026 terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap olahraga lari. “Saya melihat dari tahun ke tahun jumlah peserta selalu menembus lebih dari seribu orang,” ungkapnya, Minggu (5/7/2026).
Artinya, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), semangat masyarakat untuk berolahraga lari terus meningkat. Apalagi di Kota Mojokerto juga banyak komunitas pelari yang aktif mengikuti berbagai event di berbagai daerah. Ning Ita menilai kehadiran kategori Kid Dash menjadi inovasi penting karena mampu melibatkan anak-anak dan keluarga dalam membangun kebiasaan hidup sehat.
“Yang berbeda tahun ini adalah adanya kategori Kid Dash untuk anak-anak. Ini menunjukkan para orang tua mulai membiasakan pola hidup sehat sejak usia dini. Bahkan tadi saya melihat ada peserta yang baru berusia lima tahun sudah ikut berlari,” tuturnya.
Menurut Ning Ita, olahraga lari merupakan aktivitas yang mudah dilakukan oleh semua kalangan tanpa memerlukan fasilitas yang rumit. Karena itu, ia berharap Majapahit Run tidak sekadar menjadi agenda tahunan peringatan Hari Jadi Kota Mojokerto, tetapi juga mampu menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.
Melalui penambahan kategori Kid Dash, Pemerintah Kota Mojokerto berharap semangat berolahraga dapat ditanamkan sejak usia dini sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, aktif, dan gemar beraktivitas fisik. [tin/aje]






