Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) angkatan 65 dan 66 menghadirkan program pemberdayaan bertajuk DANDAN 2026 atau Driver Andalan: Content Digital Training.
Program ini menyasar pengemudi ojek online perempuan di Surabaya agar memiliki keterampilan tambahan di bidang konten digital, jurnalisme warga, dan penguatan personal branding di era ekonomi digital.
Mengusung tagline “Dandan dulu, siap melaju, andalan selalu”, program tersebut menjadi bagian dari implementasi mata kuliah Etika Bisnis dan Creating Shared Value (CSV) yang diterapkan melalui pendekatan project based learning.
Dosen mata kuliah Etika Bisnis dan Creating Shared Value Magister Manajemen FEB Unair, Prof. Dr. Gancar Candra Premananto, SE., mengatakan bahwa mata kuliah tersebut tidak hanya berfokus pada teori, melainkan juga pada pembentukan nilai kepedulian sosial melalui kegiatan nyata di masyarakat.
“Mata kuliah etika bisnis dan CSV ini adalah mata kuliah yang tidak hanya mengajarkan teori, namun juga value mengenai kepedulian yang diajarkan dengan project base learning. Mahasiswa diminta untuk membuat acara yang memiliki dampak sosial, atau sederhananya, membuat sebuah acara yang bisa membuat atau menyebarkan kebahagiaan untuk orang lain,” ujar Prof. Gancar.
Program DANDAN berada di bawah bimbingan dosen pembimbing kegiatan Creating Shared Value, Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si. Sebanyak 29 pengemudi ojek online perempuan di Surabaya menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.
Menurut Prof. Gancar, program DANDAN menjadi salah satu bentuk nyata penerapan konsep Creating Shared Value yang tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang terukur bagi mahasiswa.
“Pada program DANDAN sebagai salah satu bentuk kegiatan Creating Share Value dari Mahasiswa Magister Management FEB Universitas Airlangga ini, selain para driver ojol sebagai peserta dibekali dengan skill digital content creating melalui pelatihan juga diberikan pendampingan dengan sistem 1 on 1 selama 2 minggu hingga acara awarding, sehingga tidak hanya driver ojol yang bisa dinilai keberhasilannya tetapi masing-masing mahasiswa juga memiliki indikator keberhasilan yang terukur dalam mendampingi peserta,” jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh dosen pembimbing program DANDAN, Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si. Menurutnya, pendampingan intensif menjadi bagian penting agar peserta dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.
“Pada program Dandan sebagai salah satu bentuk kegiatan Creating Share Value dari Mahasiswa Magister Management FEB Universitas Airlangga ini, selain para driver ojol sebagai peserta dibekali dengan skill digital content creating melalui pelatihan juga diberikan pendampingan dengan sistem 1 on 1 selama 2 minggu hingga acara awarding, sehingga tidak hanya driver ojol yang bisa dinilai keberhasilannya tetapi masing-masing mahasiswa juga memiliki indikator keberhasilan yang terukur dalam mendampingi peserta,” kata Dr. Tri Siwi Dosen Pembimbing kegiatan Creating Share Values.
Driver ojek online perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam ekosistem transportasi digital. Selain menjadi tulang punggung keluarga, mereka juga menghadapi persaingan yang semakin ketat di tengah perkembangan platform digital.
Melalui DANDAN, para peserta diajak melihat bahwa keterampilan digital dapat menjadi modal baru untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka peluang ekonomi tambahan.
Program ini diawali dengan pelatihan dan workshop yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026 di Kampus B FEB Unair. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber eksternal, di antaranya Heru Kurniawan atau Superheru, seorang pengemudi ojek online sekaligus kreator konten, serta Choki Saputra, penyiar radio Gen FM Surabaya yang aktif memberikan informasi kondisi lalu lintas secara real time.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari dosen Magister Manajemen Unair, yakni Drs. Sri Gunawan, M.Com., DBA. dan Dr. Tuwanku Aria Auliandri, S.E., M.Sc.
Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai teknik pengambilan foto dan video sederhana, penyusunan caption yang menarik, strategi menentukan waktu unggah konten, hingga pengenalan dasar live selling.
Sementara itu, sesi lainnya membahas prinsip dasar jurnalisme digital, teknik pelaporan kondisi jalan menggunakan pendekatan 5W+1H, serta pentingnya verifikasi informasi sebelum konten dipublikasikan.
Melalui program DANDAN, mahasiswa Magister Manajemen FEB Unair tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online perempuan yang membutuhkan keterampilan baru untuk menghadapi tantangan ekonomi digital yang terus berkembang. (ted)






