Ringkasan Berita:
- Debit air Telaga Kembeng di Desa Ketro, Pacitan, menyusut akibat musim kemarau.
- Kondisi tersebut dimanfaatkan warga untuk menangkap ikan nila yang lebih mudah dijangkau.
- Ikan nila yang ditangkap merupakan hasil penebaran benih untuk aktivitas pemancingan.
- Hasil tangkapan dimanfaatkan warga sebagai lauk sehari-hari dan dibagikan kepada keluarga.
Pacitan (beritajatim.com) – Menyusutnya debit air di Telaga Kembeng, Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar. Sejak beberapa pekan terakhir, telaga yang mulai mengering akibat musim kemarau itu ramai didatangi warga untuk berburu ikan nila yang kini lebih mudah ditangkap.
Permukaan air yang terus menurun membuat ikan-ikan yang sebelumnya tersebar di area telaga berkumpul di titik-titik tertentu. Kondisi tersebut dimanfaatkan warga dengan membawa jaring maupun alat tangkap sederhana untuk memperoleh ikan segar.
Salah seorang warga, Supriadi, mengaku hampir setiap hari menyempatkan diri mencari ikan setelah pulang bekerja atau saat memiliki waktu luang. Telaga yang lokasinya tidak jauh dari rumah menjadi tempat favoritnya untuk mendapatkan ikan nila.
“Kadang dapat satu kilogram, kadang sampai dua kilogram,” ujar Supriadi, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, ikan nila yang kini banyak ditemukan merupakan hasil penebaran benih yang sebelumnya dilakukan untuk mendukung aktivitas pemancingan di Telaga Kembeng. Namun, saat debit air menyusut karena kemarau, ikan-ikan tersebut menjadi lebih mudah dijangkau.
“Dulu memang ditebar untuk pancingan kalau sekarang sudah surut, lumayan bisa buat lauk,” jelasnya.
Fenomena serupa juga dimanfaatkan warga lainnya. Hendrik, misalnya, ikut berburu ikan nila bersama sejumlah warga yang datang membawa jaring maupun alat tangkap sederhana.
Menjelang sore, aktivitas mencari ikan menjadi pemandangan yang hampir setiap hari terlihat di kawasan Telaga Kembeng. Warga memanfaatkan momen tersebut untuk memperoleh ikan segar yang kemudian dikonsumsi bersama keluarga.
Selain menjadi sumber lauk sehari-hari, hasil tangkapan ikan nila juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga di tengah musim kemarau. Warga berharap sisa air di Telaga Kembeng masih mampu menjaga populasi ikan hingga musim hujan kembali tiba. [tri/beq]






