Magetan (beritajatim.com) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur, Diana A.V. Sasa, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengikuti kegiatan Soekarno Talk-In bertajuk “Marhaenisme Reloaded, Masih Relevan untuk Gen Z?” yang digelar dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno 2026.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan dua tokoh nasional, Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Kusman, sebagai narasumber utama. Keduanya dijadwalkan membedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z sekaligus mendiskusikan relevansi pemikiran Bung Karno dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern.
Diana Sasa mengatakan, forum ini tidak sekadar menjadi ajang peluncuran buku, tetapi juga ruang dialog terbuka yang mempertemukan gagasan kebangsaan dengan realitas sosial yang dihadapi anak muda saat ini. Menurutnya, diskusi mengenai Marhaenisme perlu terus dihidupkan agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap kontekstual dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan zaman.
“Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang terbuka dan sehat bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda. Marhaenisme harus terus didialogkan agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman,” ujar Diana Sasa.
Ia menjelaskan, berbagai isu strategis akan menjadi bagian dari pembahasan dalam forum tersebut, mulai dari persoalan kebangsaan, demokrasi, ekonomi kerakyatan, hingga tantangan sosial yang berkembang pesat di tengah transformasi digital.
Menurut Diana, generasi muda saat ini membutuhkan lebih banyak ruang untuk bertukar pikiran, menyampaikan gagasan, serta mengkritisi berbagai persoalan secara konstruktif. Kehadiran forum diskusi publik dinilai penting untuk mendorong lahirnya kesadaran kritis sekaligus memperkuat kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Anak muda hari ini tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus menjadi generasi yang kritis, memiliki kepedulian sosial, dan memahami persoalan rakyat. Semangat itulah yang ingin kita hidupkan melalui diskusi ini,” tambahnya.
Kehadiran Rocky Gerung yang dikenal sebagai pengamat politik dan intelektual publik, serta Airlangga Pribadi Kusman yang merupakan akademisi dan pengamat sosial-politik, diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang beragam dalam membahas perkembangan pemikiran Marhaenisme di tengah dinamika generasi digital.
Selain menjadi forum diskusi publik, Soekarno Talk-In juga diproyeksikan sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi intelektual dan budaya berdialog yang selama ini menjadi bagian penting dari semangat perjuangan Soekarno. Tradisi tersebut dinilai semakin penting di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi yang berkembang di ruang digital.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, panitia membuka pendaftaran secara gratis hingga kapasitas ruangan terpenuhi. Peserta dapat mendaftarkan diri melalui panitia penyelenggara maupun narahubung yang telah dicantumkan dalam media publikasi kegiatan.
Diana berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial Bulan Bung Karno, tetapi mampu menjadi ruang belajar bersama yang melahirkan gagasan-gagasan baru dari kalangan generasi muda. Ia juga berharap nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat yang menjadi inti ajaran Marhaenisme dapat semakin dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pemikiran Bung Karno, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut menjadi sikap kritis dan solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. [fiq/kun]






