Trenggalek (beritajatim.com) — STKIP PGRI Trenggalek menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ketiga dari lima perguruan tinggi terbaik dalam kategori Pengelolaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi (PIP Dikti/KIP Kuliah) pada ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur.
Pencapaian tersebut menjadi istimewa karena penilaian kategori pengelolaan KIP Kuliah dilakukan tanpa pemisahan klaster antara perguruan tinggi berbentuk universitas maupun nonuniversitas. Dengan demikian, STKIP PGRI Trenggalek harus bersaing dengan sekitar 300 perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur yang terdiri atas universitas, sekolah tinggi, akademi, hingga politeknik.
Keberhasilan menembus tiga besar menunjukkan kualitas tata kelola program bantuan pendidikan yang dijalankan kampus tersebut berada pada level yang kompetitif di tingkat Jawa Timur.
Ketua STKIP PGRI Trenggalek, Dr. Dwi Kuncorowati, M.Pd., mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen institusi dalam mengelola program KIP Kuliah secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen STKIP PGRI Trenggalek dalam mengelola program KIP Kuliah secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya dalam memastikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dr. Dwi, program KIP Kuliah memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, namun memiliki potensi akademik yang baik dan layak mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.
Karena itu, pengelolaan program tersebut tidak hanya sebatas penyaluran bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa penerima manfaat. Lebih dari itu, diperlukan tata kelola yang baik mulai dari proses seleksi calon penerima, validasi dan verifikasi data, pemantauan keberlanjutan studi mahasiswa, hingga pelaporan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada kementerian.
Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa STKIP PGRI Trenggalek mampu menjalankan seluruh proses tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu akademik, STKIP PGRI Trenggalek juga berupaya memastikan mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi.
Bagi institusi, penghargaan tersebut menjadi indikator penting bahwa kualitas layanan pendidikan yang diberikan terus mengalami peningkatan dan mendapat pengakuan dari pemangku kepentingan di bidang pendidikan tinggi.
Dr. Dwi berharap capaian tersebut semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap STKIP PGRI Trenggalek sebagai perguruan tinggi yang kredibel, berkualitas, dan memiliki komitmen kuat dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada mahasiswa.
Ia juga optimistis prestasi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di STKIP PGRI Trenggalek pada tahun-tahun mendatang.
Di tengah persaingan antarperguruan tinggi yang semakin ketat, penghargaan ini menjadi modal strategis bagi STKIP PGRI Trenggalek untuk memperkuat reputasi kelembagaan sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi yang berada di daerah memiliki kemampuan untuk bersaing secara profesional dalam pengelolaan layanan pendidikan tinggi, termasuk dalam tata kelola program-program strategis pemerintah.
Dengan capaian ini, STKIP PGRI Trenggalek berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan akademik maupun nonakademik, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang memiliki semangat belajar dan prestasi, tanpa terkendala oleh keterbatasan ekonomi. [but]






