Pasuruan (beritajatim.com) – Prestasi gemilang di kancah bela diri regional sukses ditorehkan oleh perwakilan pesilat tangguh dari wilayah kaki gunung. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kualitas pembinaan olahraga di tingkat daerah mampu bersaing ketat dengan kota-kota besar lainnya di Jawa Timur.
Medali tertinggi berhasil diamankan setelah sang atlet menyisihkan puluhan rival beratnya dalam babak final kategori pertarungan fisik yang berlangsung sengit. Capaian ini sekaligus memperpanjang daftar torehan positif bagi ekosistem olahraga bela diri lokal di panggung provinsi.
“Kemenangan ini tak lepas dari latihan intensif selama kurang lebih tiga bulan yang dilakukan bersama rekan-rekan,” ujar atlet berprestasi asal Desa Nogosari Kecamatan Pandaan, Amanda Aisyah Ramadani. Gadis yang juga merupakan mahasiswi semester tua ini mengaku harus berjuang ekstra keras menjaga kebugaran di sela-sela kepadatan jadwal perkuliahan.
Persaingan ketat dalam kejuaraan yang berlangsung di Gedung Gelora Bung Tomo tersebut diikuti oleh ratusan kenshi terbaik dari berbagai wilayah. Hasil maksimal ini menjadi modal kepercayaan diri yang sangat berharga untuk menatap kompetisi olahraga multi-event yang lebih besar di masa mendatang.
“Persiapan yang dilakukan sangat singkat di tengah padatnya kegiatan kampus,” tambah peraih medali emas kelas 50 kilogram putri tersebut saat diwawancarai pasca-pertandingan. Dirinya kini harus langsung kembali membagi fokus antara program latihan rutin di dojo dengan persiapan menyusun tugas akhir kuliah.
Pihak pengurus cabang olahraga menilai performa konsisten ini menjadi sinyal positif untuk proyeksi jangka panjang tim daerah. Target besar berikutnya adalah menembus seleksi ketat skuad inti yang akan diproyeksikan menuju ajang pekan olahraga nasional mendatang.
“Harapan terbesar bisa ikut serta di ajang yang lebih tinggi dan membawa harum nama Kabupaten Pasuruan di PON XXII nanti,” tegas Amanda dengan optimis. Dukungan penuh dari keluarga dan tim kepelatihan diharapkan mampu memuluskan langkahnya menuju podium juara yang lebih tinggi. [ada/aje]






