Magetan (beritajatim.com) – Keluarga besar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ar Roudhoh YPM Darul Ulum Poncol Magetan menggelar Silaturahmi Haji Tahun 2026 di Aula YPM Darul Ulum Poncol, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarsesama jamaah sekaligus wujud rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Seluruh jamaah haji tahun 2026 Kloter SUB 21 KBIHU Ar Roudhoh yang terbagi dalam sembilan rombongan hadir dalam kegiatan itu. Selain itu, turut hadir alumni jamaah haji tahun 2025 dan calon jamaah haji tahun 2027.
Sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintah dan penyelenggara haji juga tampak mengikuti kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Magetan Dian Maheru, Pembimbing Ibadah Haji Kloter SUB 21 KH Dr Taufiqur Rohman, Ketua Kloter SUB 21 KH Sujud Mizaanul Qodri Al Hajj, serta perwakilan Tim Kemenhaj Kabupaten Magetan yang diwakili H Edi Purnomo beserta jajaran.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara KBIHU Ar Roudhoh, Kemenhaj Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten Magetan, serta para petugas penyelenggara ibadah haji dalam memberikan pelayanan kepada jamaah sejak masa pembinaan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Indonesia.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan tausiyah oleh KH Husnul Muzair. Dalam mauizhah hasanahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tanah air.
KH Husnul Muzair mengajak para jamaah untuk terus istiqamah dalam beribadah, memperkuat akhlak mulia, meningkatkan kepedulian sosial, serta merawat ukhuwah Islamiyah yang telah terbangun selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai haji tidak berhenti setelah jamaah kembali ke kampung halaman, melainkan harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KBIHU Ar Roudhoh Agus H. Habib Mustofa, S.S., M.M., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
“Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 merupakan buah dari sinergi, dedikasi, dan kerja sama yang luar biasa antara seluruh unsur yang terlibat,” ujar Agus dalam laporannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Kemenhaj Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten Magetan, seluruh petugas Kloter SUB 21, pembimbing ibadah, ketua kloter, tenaga kesehatan, ketua regu (Karu), ketua rombongan (Karom), pengurus KBIHU Ar Roudhoh, hingga para jamaah yang menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong selama proses penyelenggaraan haji.
Menurut Agus, kekompakan seluruh elemen tersebut menjadi faktor penting yang membuat pelayanan kepada jamaah berjalan baik, tertib, aman, dan khidmat sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Pada forum tersebut, KBIHU Ar Roudhoh juga memaparkan laporan pelaksanaan DAM jamaah haji tahun 2026. Seluruh jamaah memilih melaksanakan penyembelihan DAM di tanah air sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan memperluas manfaat sosial ibadah haji.
Dari program tersebut berhasil disembelih sebanyak 52 ekor sapi dan 18 ekor kambing. Hewan kurban tersebut kemudian ditasarufkan melalui 65 titik distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Magetan.
Program tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain menjadi bentuk pelaksanaan kewajiban ibadah, distribusi DAM juga membantu masyarakat penerima manfaat dan memperkuat nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari spirit haji.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan temu kangen antarsesama jamaah. Suasana haru dan penuh rasa syukur terlihat mewarnai pertemuan tersebut, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Melalui kegiatan ini, KBIHU Ar Roudhoh menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi jamaah, tidak hanya saat pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga setelah kembali ke tengah masyarakat.
Ke depan, silaturahmi semacam ini diharapkan menjadi sarana menjaga ukhuwah, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung terwujudnya visi “Menuju Haji Mandiri, Mabrur Sepanjang Hayat.” [fiq/ted]






