Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Ciputra Surabaya merangkul lima klinik gigi swasta. Langkah ini diambil untuk mengajarkan manajemen fasilitas kesehatan modern kepada para mahasiswa.
Kelima mitra tersebut yakni Ezmo Dental Aesthetic Clinic, SG Dental Solution, Sunset Dental Clinic, Smiluxe Dental Clinic, dan Opal Dental. Mahasiswa tingkat akhir akan menjalani program observasi profesional di sana.
Vice Dean III School of Dental Medicine Universitas Ciputra, drg. Adrianto Budiharjo, Sp.Pros menilai lulusan harus paham realitas kerja. Kualitas klinik masa kini sangat bergantung pada manajemen terpadu.
“Mahasiswa banyak belajar menjadi dokter gigi kompeten secara klinis. Saat memasuki dunia profesional, mereka akan menemukan bahwa keberhasilan ditentukan oleh sistem manajemen, komunikasi pasien, dan adaptasi teknologi,” ujar Adrianto, Senin (8/6/2026).
Lewat program pengayaan ini, peserta tidak melakukan tindakan medis langsung kepada pasien. Mereka murni mengamati alur operasional, sistem sterilisasi, hingga tata kelola sumber daya manusia di fasilitas layanan.
“Kami berupaya menghadirkan pengalaman belajar lebih dekat dengan industri. Mitra kami memiliki sistem pengelolaan yang kuat dan pemanfaatan teknologi yang sulit didapat hanya melalui pembelajaran kelas,” katanya.
Pendekatan pendidikan berbasis industri ini membekali calon dokter memetakan ekosistem layanan kesehatan modern. Bekal manajerial ini sangat berharga bagi lulusan yang ingin membuka praktik secara mandiri nantinya.
“Sebagian lulusan akan bekerja di rumah sakit, sementara lainnya berpotensi menjadi pemilik klinik. Pemahaman manajemen layanan akan menjadi nilai tambah yang sangat diandalkan di lapangan,” pungkasnya. [ipl/suf]






