Blitar (beritajatim.com) – Kemeriahan acara pembagian 1 juta telur gratis di Blitar sempat diwarnai aksi kriminalitas. Seorang pria asal Jombang nekat menyusup di tengah kerumunan massa yang menyemut demi melancarkan aksi copet. Namun, pelarian pelaku langsung terhenti setelah petugas kepolisian berhasil meringkusnya di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku memang sengaja datang ke Blitar setelah mengendus informasi acara tersebut sejak tiga hari sebelum pelaksanaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam oleh petugas, aksi pencurian ini bukanlah sebuah kebetulan. Pelaku diketahui bergerak secara mandiri tanpa kelompok untuk memanfaatkan kelengahan warga di titik keramaian.
“Pelaku ini mendapatkan informasi tiga hari sebelum acara pembagian telur. Dari hasil pemeriksaan, dia memang sudah punya niat dan merencanakan aksinya sejak berangkat dari Jombang,” ungkap AKP Margono, Kasat Reskrim Polres Blitar.
Modus yang digunakan pelaku adalah membaur di tengah antrean warga yang berebut telur gratis. Saat korban lengah, pelaku dengan cepat menggasak barang berharga. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone (HP) milik salah satu pengunjung.
Meskipun saat ini baru satu barang bukti HP yang diamankan dan korban yang melapor bertindak sendiri, polisi tidak tinggal diam terkait rumor adanya korban lain di beberapa titik. Pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi dengan polres-polres jajaran samping.
Langkah ini diambil untuk mengecek apakah ada laporan kehilangan serupa di titik keramaian lain pada hari yang sama. Jika ditemukan keterkaitan, petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk membongkar potensi jaringan atau TKP lainnya. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di markas kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
“Barang buktinya 1 handphone,” tegasnya. (owi/ted)






