Ringkasan Berita:
- Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce takziah ke rumah duka almarhum Kusaeni di Gresik.
- Almarhum Kusaeni merupakan adik ipar Marsinah, tokoh buruh yang dikenal dalam sejarah perjuangan hak pekerja di Indonesia.
- Rombongan Polda Jatim dan Polres Gresik menyerahkan santunan serta bingkisan kepada keluarga.
- Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama di makam almarhum sebagai bentuk penghormatan dan empati.
Gresik (beritajatim.com) – Suasana khidmat menyelimuti Dusun Pasinan, Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Di sebuah rumah sederhana, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce melakukan takziah ke keluarga besar almarhum Kusaeni.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kedinasan. Kehadiran orang nomor dua di Polda Jawa Timur yang didampingi Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membawa pesan kemanusiaan dan empati kepada keluarga yang sedang berduka.
Ada keterkaitan sejarah yang kuat dalam kunjungan tersebut. Almarhum Kusaeni merupakan adik ipar dari almarhumah Marsinah, tokoh buruh yang dikenal luas dalam sejarah perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.
Rombongan kepolisian disambut hangat oleh keluarga almarhum. Dalam suasana penuh duka, Brigjen Pol Pasma Royce bersama AKBP Ramadhan Nasution berbincang langsung dengan keluarga dan memberikan dukungan moril agar tetap tabah menghadapi kehilangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir bersama masyarakat. Kami turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Sabtu (6/6/2026).
Selain menyampaikan belasungkawa, jajaran kepolisian juga menyerahkan santunan dan bingkisan buah sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke tempat pemakaman almarhum Kusaeni. Di lokasi pemakaman, rombongan bersama keluarga memanjatkan doa untuk almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Kunjungan tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah suasana duka juga menjadi bentuk penghargaan kepada keluarga yang memiliki keterkaitan dengan salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan buruh di Indonesia.
Bagi keluarga almarhum, kedatangan Wakapolda Jawa Timur dan Kapolres Gresik memberikan dukungan moril yang berarti. Di tengah suasana kehilangan, keluarga merasakan perhatian dan empati yang diberikan oleh jajaran kepolisian.
Kegiatan takziah tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kehadiran langsung di tengah berbagai peristiwa sosial yang terjadi di lingkungan warga. [dny/beq]






