Ringkasan Berita:
- Legenda Arema Arif Suyono memantau langsung Malang Junior League 2026 di Kabupaten Malang.
- Arif menjalankan tugas sebagai talent scout untuk mencari pemain potensial proyeksi Timnas U17.
- MJL 2026 diikuti 55 tim dan sekitar 1.200 pemain usia dini hingga November 2026.
Malang (beritajatim.com) – Gelaran Malang Junior League (MJL) 2026 yang berlangsung di Lapangan Batalyon Kavaleri Tank 3 Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (24/5/2026), mendapat perhatian khusus dari legenda Arema, Arif Suyono.
Kehadirannya secara diam-diam di ajang pembinaan usia dini disebut membawa mandat langsung dari Direktur Teknik PSSI untuk memantau kualitas kompetisi sekaligus mencari bibit pemain potensial dari Jawa Timur.
MJL 2026 menjadi satu-satunya kompetisi usia dini produk Arek Malang yang kini mulai dilirik sebagai wadah pembinaan talenta muda sepak bola nasional. Selain melakukan penilaian terhadap kualitas penyelenggaraan liga, Arif juga menjalankan tugas sebagai talent scout atau pemandu bakat pemain muda wilayah Jawa Timur.
“Saya datang untuk menilai dan memastikan MJL memiliki kualitas penyelenggaraan yang baik,” ucap Arif, Senin (25/5/2026).
Kompetisi yang telah berjalan selama tiga tahun tersebut dinilai terus menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan pemain muda. Di sela pemantauan pertandingan, Arif juga mengamati secara langsung potensi pemain dari seluruh klub peserta yang tampil di berbagai kelompok usia.
“Kami akan mengamati kualitas pemain, melaporkan data-data pemain ke coach Ahmad Bustomi, kemudian kita lanjutkan ke PSSI. Agendanya untuk mencari pemain-pemain berbakat yang menjadi kebutuhan pelatih timnas. Mereka yang terpilih akan memperkuat tim Garuda United, untuk proyeksi Timnas U17,” terang Arif.
Dari hasil pantauan di lapangan, mantan pemain sayap Arema itu disebut telah mencatat sejumlah nama pemain yang dinilai memiliki prospek untuk memperkuat Timnas Indonesia U17 di masa mendatang.
Malang Junior League sendiri merupakan program pembinaan milik Akademi Sepak Bola Malang United. Kompetisi ini mempertandingkan kategori usia U10, U13, U14, hingga U16. Pada musim 2026, MJL diikuti sebanyak 55 tim dengan total sekitar 1.200 pemain muda dari berbagai daerah.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung hingga November 2026 dan diharapkan menjadi jalur pembinaan berkelanjutan bagi pesepakbola muda potensial di Jawa Timur menuju level nasional. [yog/suf]






