Jakarta (beritajatim.com) – Catcrs terus memperkuat layanan globalnya dengan menghadirkan dukungan multi bahasa serta membentuk tim dukungan lokal di berbagai wilayah.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengalaman penggunaan platform yang lebih nyaman, mudah dipahami, dan dekat dengan keseharian pengguna dari beragam latar belakang.
Chief Operating Officer Catcrs Block Holding, Farid Hakim mengatakan pembaruan tersebut telah diterapkan secara serentak pada aplikasi maupun versi web platform Catcrs. Pengguna kini dapat mengganti bahasa antarmuka melalui menu pengaturan sesuai bahasa yang paling dikuasai.
“Produk finansial pada dasarnya sudah memiliki ambang pemahaman tersendiri. Ketika masih ditambah dengan bahasa yang tidak dikuasai pengguna, tingkat kesulitannya tentu akan berlipat. Karena itu kami memandang bahasa sebagai bagian dari keamanan, bukan sekadar fitur kenyamanan,” ujar Farid Hakim dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Menurut Farid, selain menghadirkan fitur terjemahan antarmuka, Catcrs juga membentuk tim dukungan lokal di sejumlah wilayah guna menghadirkan layanan pelanggan dan komunikasi kepatuhan yang lebih sesuai dengan kebiasaan setempat. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pengguna memahami berbagai informasi penting yang tersedia di platform.
Ia menjelaskan, versi bahasa baru yang disediakan Catcrs turut dilengkapi penjelasan khusus untuk menjawab pertanyaan yang paling sering muncul dari pengguna lokal. Setelah pembaruan dirilis, banyak pengguna dari berbagai negara disebut merasa lebih nyaman karena dapat menggunakan tampilan platform dalam bahasa yang lebih familiar.
“Banyak kesalahpahaman dan risiko sebenarnya muncul dari kondisi ketika pengguna merasa ‘sedikit mengerti tetapi enggan bertanya’. Karena itu kami ingin memastikan setiap tampilan market, langkah konfirmasi, hingga informasi risiko dapat dipahami sejelas mungkin,” katanya.
Farid menambahkan, proses lokalisasi yang dilakukan Catcrs tidak hanya sebatas menerjemahkan kata demi kata. Perusahaan juga melibatkan tim lokal untuk menyesuaikan konten agar selaras dengan kebiasaan berbahasa dan lingkungan regulasi di masing-masing negara.
“Kami terus mengumpulkan masukan dari pengguna agar pengembangan versi bahasa tidak berhenti sebagai pekerjaan sekali jadi. Ini adalah proyek jangka panjang yang akan terus diperbarui supaya platform terasa lebih dekat dan benar-benar bisa diajak berkomunikasi oleh pengguna,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Farid menilai penggunaan platform dengan bahasa yang familiar dapat membantu pengguna memahami peringatan risiko, isi pengumuman, hingga klausul kontrak secara lebih tepat. Selain itu, komunikasi dengan layanan pelanggan juga dinilai menjadi lebih natural dan efektif.
“Ketika bahasa tidak lagi menjadi penghalang, pengguna akan memiliki lebih banyak ruang untuk fokus pada pengambilan keputusan yang benar-benar penting. Itu yang ingin kami wujudkan di Catcrs,” tutupnya. (ted)






