Surabaya (beritajatim.com) -Tiga lansia pemilik toko emas di Jalan Pasar Wonokromo, Surabaya menjadi korban perampokan, Kamis (21/5/2026) lalu. Ketiganya adalah Untung Wijoto (62), Tjio Asmawati (62) dan Tjio Sioe Gim (70).
Aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 2 dini hari. Dari informasi yang dihimpun, pelaku beraksi sendirian dan membawa senjata tajam.
Ketiga lansia pemilik toko emas juga sempat disekap dan dipukuli oleh pelaku. Akibatnya, ketiga lansia itu menderita luka lebam di area wajah dan kepala.
Aksi perampokan itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar ketika mendengar suara keras dari gedoran rolling door toko. Ketika didatangi, ternyata suara keras itu berasal dari korban yang meminta tolong sambil menggedor rolling door yang terkunci dari luar.
“Sama tetangga lalu dibuka rolling doornya dan saat itu keluar pak Tjio itu sudah luk lebam-lebam,” kata salah satu warga sekitar Putra.
Putra sempat bertanya kronologi perampokan kepada para korban. Dari pengakuan para korban, pelaku beraksi sendirian dan membawa senjata tajam. Setelah melumpuhkan ketiga lansia pemilik toko, pelaku kabur dengan membawa sejumlah uang, ATM dan anting-anting emas.
“Untuk uangnya gatau berapa. Korban sempat dirawat di rumah sakit karena luka luka mungkin dipukuli sama pelaku,” terang Putra.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Warsito saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa perampokan tersebut.
Pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari berbagai upaya tersebut, anggotanya sudah mengidentifikasi pelaku dan saat ini sedang melakukan pengejaran.
“Kami sudah kantongi ciri-ciri pelaku dan saat ini masih fokus penyelidikan. Kami mohon bersabar karena anggota kami sedang bekerja keras,” jelas Warsito. (ang/ted)





