Yogyakarta (beritajatim.com)- Jogja Kidz Fashion Week 2026 menjadi ajang unjuk kreativitas dengan melibatkan 600 Model dan 300 Desainer dari 19 Kota
Gelaran Jogja Kidz Fashion Week (JKFW) 2026 sukses mencuri perhatian publik dengan menghadirkan parade busana anak dan remaja yang penuh warna di Sleman City Hall Yogyakarta, Sabtu-Minggu (23-24/5/2026).
Mengusung tema “The New Wave”, ajang ini menjadi ruang kreatif bagi talenta muda Indonesia untuk tampil percaya diri di dunia fashion.
Event yang digelar oleh Asmat Pro Group tersebut menghadirkan 60 desainer dari 19 kota di Indonesia. Mereka menampilkan koleksi terbaik dalam enam sesi fashion show yang dipenuhi sentuhan modern, kreatif, dan enerjik.
Tidak hanya menampilkan karya busana, JKFW 2026 juga menjadi panggung besar bagi lebih dari 600 model anak dan remaja yang tampil memukau di atas runway. Energi muda yang segar membuat suasana acara terasa hidup sekaligus menjadi magnet bagi pecinta fashion tanah air.
Direktur Asmat Pro Group, Nyudi Dwijo Susilo mengatakan, acara ini bukan sekadar pertunjukan mode, tetapi juga wadah kolaborasi dan pengembangan kreativitas generasi muda.
“Seluruh karya diperagakan lebih dari 600 model kids & teen yang menghadirkan energi muda, segar, dan penuh semangat di atas runway. Acara ini tidak hanya menjadi panggung mode, juga wadah kreativitas, kolaborasi, dan inspirasi bagi pelaku industri fashion, model agency, desainer muda, hingga pecinta fashion tanah air,” ujarnya.
Pada hari pertama, parade fashion dibagi dalam tiga sesi yang menghadirkan sederet desainer dari berbagai daerah seperti Nganjuk, Jember, Malang, Semarang, Surabaya, Bandung, Bekasi, Ponorogo, hingga Yogyakarta. Beragam konsep busana anak dan remaja ditampilkan dengan karakter unik masing-masing desainer.
Kemeriahan JKFW 2026 juga mendapat apresiasi dari perancang muda asal Brebes, Sevi Dewi Pratiwi. Pemilik brand Sanvi by Sevi itu mengaku terkesan dengan kualitas acara yang dinilai mampu memberi ruang ekspresi bagi anak dan remaja.
“Luar biasa. Anak-anak punya wadah mengekspresikan diri. Eventnya bagus, panggung megah. Saya senang sekali. Ini pengalaman pertama saya,” ungkap mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo Ungaran tersebut.
Ia berharap Jogja Kidz Fashion Week dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus mendukung potensi generasi muda di industri kreatif, khususnya dunia fashion anak dan remaja.
Selain menjadi ajang pencarian bakat, penyelenggaraan JKFW 2026 turut memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu kota kreatif dan destinasi fashion di Indonesia. Penyelenggara berharap acara ini mampu membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda agar berkembang secara profesional dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Kesuksesan JKFW 2026 akan berlanjut melalui agenda berikutnya bertajuk Jogja International Kids n Teen Fashion Parade 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7-8 November 2026 mendatang. [aje]






