Lumajang (beritajatim.com) – Prosesi pemberangkatan jemaah haji di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diiringi isak tangis ribuan keluarga, Sabtu (16/5/2026) sore. Perasaan sedih bercampur bahagia ikut terpancar di masing-masing wajah keluarga maupun jemaah saat satu per satu bus yang membawa rombongan haji keluar dari Pendopo Arya Wiraraja.
Lambaian tangan disertai tetesan air mata ikut mengiringi perjalanan para jemaah ke Tanah Suci Makkah. Ungkapan syukur menjadi kata yang berulang kali diucapkan jemaah yang bahagia bisa berangkat beribadah ke Baitullah.
Judin, salah satu jemaah haji asal Kecamatan Kedungjajang, mengaku sangat senang akhirnya penantian panjangnya akan segera terbayar lunas. “Sangat senang akhirnya dapat panggilan, jadi saya bisa berangkat beribadah bersama istri,” ucap Judin di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (16/5/2026).
Subandiyah, jemaah lain, mengatakan sudah belasan tahun lamanya ia menanti panggilan agar bisa melakukan perjalanan suci untuk menunaikan haji yang menjadi bagian dari rukun Islam. “Alhamdulillah, ini yang ditunggu-tunggu selama kurang lebih hampir 14 tahun baru bisa berangkat, semoga ini bisa lancar,” ucapnya.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menjelaskan, tahun ini terdapat sebanyak 1.258 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang berangkat. Menurutnya, jumlah itu akan terbagi dalam 4 kelompok terbang (kloter) dengan dua sesi pemberangkatan.
Sesi pertama diberangkatkan pada pukul 16.00 WIB dari kloter 98 dan 99. Sedangkan kloter 100 dan 101 rencananya akan diberangkatkan pada Minggu (17/5/2026) pukul 02.20 WIB. “Ini pemberangkatan pertama untuk kloter 98 dan 99 dengan sebanyak 15 unit bus menuju Surabaya. Insya Allah, nanti sesi pemberangkatan kedua akan dilaksanakan besok dini hari jam 02.00 WIB,” kata Indah.
Para jemaah diharapkan bisa menunaikan semua rangkaian ibadah sampai selesai dan diberi keselamatan hingga pulang ke Tanah Air. “Semoga hajinya mabrur, dan diberi keselamatan sampai kembali nanti, saya juga titip Lumajang untuk didoakan,” ungkap Indah. (has/kun)






