Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah hotel kini merilis maskot boneka beruang teddy bernama Whizie demi memikat hati anak-anak serta segmen pasar keluarga besar. Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya meluncurkan ikon baru itu pada usia ketiganya. Langkah ini menandai transformasi pelayanan mereka yang ingin tampil lebih segar, akrab, dan penuh dengan karakter unik.
Peluncuran ikon baru berlangsung dalam perayaan malam Threasure Gala Dinner di Janaloka Ballroom. Manajemen juga memberikan boneka eksklusif ini sebagai penghargaan untuk para mitra bisnis terbaik mereka selama ini.
General Manager Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya, Teguh Muliawan, melihat ikon baru ini sebagai simbol babak baru pelayanan. Dedikasi seluruh staf menjadi modal penting dalam memenangkan persaingan bisnis yang ketat.
“Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Di balik setiap kamar yang tersedia, setiap sajian yang terhidang di meja makan, dan setiap sambutan hangat di lobi hotel kami, ada kerja keras, dedikasi, dan semangat,” kata Teguh dikutip Sabtu (16/5/2026).
Teguh menambahkan bahwa kehadiran karakter baru ini diharapkan membuat tamu merasa lebih dekat. Manajemen berkomitmen terus memberikan pengalaman menginap yang autentik bagi masyarakat luas.
“Saya sangat bangga dan bersyukur bisa memimpin tim yang begitu luar biasa ini,” tuturnya.
Strategi mendekatkan diri ke pasar juga terlihat lewat kolaborasi komunitas lokal. Whiz Luxe Hotel Spazio menggelar Festival Lodeh Porong bersama Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK Surabaya.
Acara bertajuk Pesta Rasa tersebut menggandeng salah satu radio lokal untuk merangkul ibu-ibu. Manajemen ingin kuliner lokal buatan warga bisa naik kelas melalui kompetisi plating di ruang dansa hotel.
“Kompetisi ini bukan semata-mata soal siapa yang menang. Ini tentang kebersamaan, tentang kecintaan kita pada kuliner Nusantara, dan tentang semangat ibu-ibu yang tidak pernah padam untuk terus berkarya dan berkreasi,” ujar Yosan, penyiar itu.
Ia menyebut ruang kreasi seperti ini sangat dibutuhkan warga. Hubungan emosional yang terbangun antara korporasi dan komunitas dinilai menjadi nilai tambah yang sangat berharga.
“Kami bangga dan bahagia bisa hadir bersama ibu-ibu semua hari ini,” ucap Yosan.
Perayaan ini juga dimeriahkan penampilan La Femina Angklung yang seluruh anggotanya wanita. Bersama sanggar Sribomantoro, mereka menyajikan pertunjukan seni tradisional yang mengiringi langkah baru hotel tersebut. [ipl/beq]






