Ringkasan Berita:
- KPK melakukan inspeksi lapangan selama dua hari di Kabupaten Blitar.
- Proyek mangkrak Perpustakaan Daerah menjadi sorotan utama evaluasi.
- Jalan strategis dan talud di kawasan Ilik-Ilik turut diperiksa langsung.
- Pemkab Blitar menerima apresiasi sekaligus catatan evaluasi dari KPK.
Blitar (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung ke Kabupaten Blitar selama dua hari untuk memeriksa sejumlah proyek pembangunan strategis, termasuk proyek mangkrak gedung perpustakaan daerah dan pembangunan jalan strategis di kawasan Ilik-Ilik.
Kehadiran lembaga antirasuah sejak Senin (4/5/2026) hingga Selasa (5/5/2026) tersebut menjadi bentuk pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran negara pada proyek-proyek prioritas daerah yang menyangkut kepentingan publik.
Pada hari pertama, tim KPK melakukan pengecekan fisik atau sampling terhadap pembangunan Perpustakaan Daerah Kabupaten Blitar yang belum selesai, serta proyek talud dan jalan di wilayah Ilik-Ilik yang masuk kategori strategis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar, Agung Wicaksono, membenarkan pemeriksaan langsung yang dilakukan tim KPK terhadap sejumlah proyek fisik tersebut.
“Kemarin itu mereka cek fisik ke lapangan dan hasilnya disampaikan pada hari ini,” ujar Agung Wicaksono, Rabu (6/5/2026).
Menurut Agung, proyek perpustakaan daerah yang mangkrak menjadi salah satu perhatian serius KPK karena belum terselesaikan sesuai target. Selain itu, pembangunan jalan strategis di Ilik-Ilik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi.
“Ada beberapa pekerjaan yang ditinjau, salah satunya di perpustakaan yang tidak selesai dan pekerjaan-pekerjaan proyek strategis daerah salah satunya jalan Ilik-Ilik,” imbuhnya.
Meski KPK menemukan sejumlah persoalan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Blitar mengklaim tetap mendapat apresiasi atas keterbukaan informasi dan koordinasi yang dilakukan selama proses evaluasi berlangsung.
Namun demikian, KPK juga memberikan sejumlah catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola pembangunan.
“Ada apresiasi dan ada catatan juga tadi,” tegas Agung.
Inspeksi mendadak KPK terhadap proyek-proyek strategis di Kabupaten Blitar menjadi peringatan serius bagi pelaksana proyek maupun pemangku kebijakan agar pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu, transparan, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran.
Kehadiran KPK di Blitar menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek pembangunan daerah kini semakin diperketat, terutama pada sektor-sektor strategis yang menyerap anggaran besar dan berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. [owi/beq







2 Komentar
pak mbok yo jalan dusun klampok desa pandanarum sutojayan di aspal
Pantau & selidiki juga JLS Blitar Selatan. JLS Blitar yang lama dari pantai Tambak Rejo ke pantai Serang sangat jomplang jauh banget perbedaannya dari segi bangun, kelengkapan fasilitas baik rambu, saluran atau lampu. Lihat JLS Tambak yang ke arah barat lebih bagus, lihat juga JLS Serang ke arah timur juga bagus lengkap dengan sarana nya.