Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Ciputra (UC) Surabaya baru saja mengukuhkan Prof. Astrid Kusumowidagdo sebagai Guru Besar bidang Ilmu Desain dan Perilaku. Pengukuhan akademisi kelahiran Surabaya ini berlangsung pada Kamis (30/4/2026).
Perempuan kelahiran 1977 tersebut kini menjabat sebagai Wakil Rektor bidang Entrepreneurship, Academic, and Research UC. Ia membawa gagasan tentang relasi antara ruang fisik, tabiat manusia, dan denyut nadi ekonomi kreatif.
Jejak akademiknya terentang panjang selama dua dekade. Astrid menyelesaikan studi S1 Arsitektur di Universitas Kristen Petra pada 1999, berlanjut S2 Magister Manajemen Universitas Airlangga, hingga meraih gelar doktoral dari Institut Teknologi Bandung.
Kepakarannya bermula dari ketertarikan pada wujud tata letak yang tidak cuma elok dipandang. Ia melihat arsitektur interior sebagai medium yang merespons sekaligus mengarahkan gerak-gerik manusia di dalamnya.
“Secara sederhana, ruang itu seperti rangsangan yang memengaruhi cara kita bertindak. Misalnya, tata letak, warna, dan pencahayaan bisa membuat kita merasa nyaman, ingin berlama-lama, atau justru ingin cepat pergi,” ujarnya kepada beritajatim.com, Sabtu (2/5/2026).
Sepuluh tahun terakhir, fokus risetnya mengerucut pada ekosistem retail. Ia mengamati perpotongan unik antara area komersial tradisional seperti pasar dengan retail modern semacam pusat perbelanjaan.
Pasar tradisional di kawasan wisata memperlihatkan ikatan emosional dan interaksi sosial yang pekat. Sebaliknya, mal modern bekerja lewat kurasi visual yang rapi untuk memandu langkah serta keputusan pengunjung.
“Dari perpotongan ini, saya semakin memahami bahwa desain dan perilaku adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Desain mengarahkan bagaimana orang bergerak dan mengambil keputusan,” ungkapnya.
Pemahaman ini tidak berhenti pada ranah teori. Bersama tim, ia menerjemahkan konsep tersebut ke dalam terapan nyata demi mengangkat nilai produk lokal dan pengalaman pengunjung destinasi wisata.
Karya terapannya mewujud dalam penataan interior kreatif berbahan ulos hingga paten pemetaan kekuatan pasar. Ada pula paten sederhana yang merumuskan cara memperkuat identitas suatu lokasi bermodalkan elemen warna.
Pengaruh pemikirannya juga merambah ke ranah kebijakan publik. Keterlibatannya sebagai staf ahli Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur membuat rekomendasi risetnya diadaptasi oleh pemerintah demi pemberdayaan UMKM.
“Melalui riset dan kolaborasi dengan pemerintah, kami mengembangkan strategi berbasis desain yang mampu meningkatkan daya tarik ruang sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal,” katanya.
Menurutnya, tantangan arsitektur hari ini ikut bergeser seiring kemajuan teknologi. Perilaku konsumen berbelanja tidak lagi murni terjadi di alam fisik, melainkan menyatu dengan lanskap digital.
Astrid menekankan perlunya kurikulum pendidikan beradaptasi lewat pendekatan phygital. Ini merupakan peleburan pengalaman fisik dan digital yang menciptakan kesinambungan bagi pengguna sejak melihat layar gawai hingga tiba di lokasi.
“Ruang fisik tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem digital. Tata ruang, display, hingga teknologi interaktif mengarahkan bagaimana pengguna mengeksplorasi dan mengambil keputusan,” jelasnya.

Konsep tata ruang yang apik pada akhirnya menjadi mesin penggerak wirausaha. Pemahaman mendalam soal tabiat konsumen memampukan pelaku usaha merancang produk dan layanan yang tepat sasaran.
Sebagai penyandang gelar akademik tertinggi, ia menitipkan pesan bagi generasi desainer muda. Empati harus menjadi fondasi paling mendasar sebelum merancang sebuah karya arsitektur maupun produk.
“Pahami manusia, budayanya, perilakunya, kebutuhannya. Karena pada akhirnya, desain yang baik adalah desain yang mampu menjawab konteksnya dan memiliki kegunaan untuk masyarakat luas,” pesannya.
Karya yang membumi tak hanya indah di atas kertas. Penataan lingkungan harus hidup, berinteraksi, dan memberi napas panjang bagi keberlangsungan bisnis maupun ekonomi masyarakat di sekitarnya. [ipl/beq]

as a preferred source on Google




